Headline.co.id, Jogja ~ Lari santai atau slow jogging kini menjadi tren di kalangan masyarakat sebagai alternatif olahraga yang mudah dan terjangkau. Aktivitas ini tidak memerlukan banyak tenaga, memungkinkan pelakunya untuk tetap berbicara dan bernapas dengan nyaman. Prof. Dr. dr. Zainal Muttaqin, Ph.D, Sp.BS., seorang pakar fisiologi olahraga dari Universitas Gadjah Mada (UGM), mengungkapkan berbagai manfaat kesehatan dari lari santai serta persiapan yang diperlukan sebelum melakukannya.
Menurut Prof. Zainal, penting untuk menjaga hidrasi tubuh sebelum berolahraga. Ia menyarankan untuk minum air 2-3 jam sebelum beraktivitas, kemudian minum lagi 30 menit sebelum memulai, dan tetap terhidrasi setiap 15 menit selama berolahraga. “Minumlah air secara teratur untuk mencegah dehidrasi,” ujarnya pada Senin (3/8).
Selain itu, pemilihan sepatu yang tepat juga krusial. Sepatu yang sesuai dapat melindungi lutut dan sendi panggul dari benturan. Meskipun tampak sederhana, lari santai memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan kerja jantung dan melancarkan aliran darah hingga ke kulit, yang mendukung kesehatan kulit.
Prof. Zainal menambahkan bahwa lari santai yang dilakukan secara rutin dapat membantu pembakaran lemak tubuh. “Olahraga dengan intensitas ringan namun durasi lama efektif untuk membakar lemak,” jelasnya. Selain manfaat fisik, lari santai juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Aktivitas ini mengaktifkan saraf otak ke-10, yang dikenal sebagai vagus nerve, yang berfungsi menyeimbangkan sistem tubuh dan meningkatkan ketenangan serta kebahagiaan.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Prof. Zainal merekomendasikan pemanasan sebelum memulai lari santai. Pemanasan membantu melancarkan distribusi darah dan melenturkan otot, mencegah kram. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ritme napas agar tidak terengah-engah, yang menandakan olahraga berlebihan.
Prof. Zainal menyarankan durasi lari santai 30-45 menit per sesi, dengan frekuensi 3-5 kali seminggu. Pola tidur yang cukup juga penting agar tubuh siap menerima beban latihan. Bagi pemula, ia menyarankan untuk memulai dengan durasi pendek, seperti 5-10 menit, dan meningkatkannya secara bertahap. “Kendalikan emosi dan lakukan secara bertahap,” tegasnya.
Dengan mengikuti panduan ini, lari santai dapat menjadi pilihan olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental, serta dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memerlukan biaya besar.
















