Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Provinsi Riau berupaya mempercepat pelaporan inovasi daerah pada tahun 2026 untuk mempertahankan predikat sebagai daerah inovatif dan meningkatkan Indeks Inovasi Daerah (IID). Langkah ini dibahas dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, di Ruang Melati, Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Syahrial Abdi menyatakan bahwa rapat ini diadakan sebagai respons terhadap potensi penurunan peringkat inovasi daerah pada tahun 2026. Oleh karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta untuk memperkuat pelaporan inovasi agar capaian IID Provinsi Riau dapat terus meningkat. “Kita harus memastikan bahwa pelaporan inovasi dilakukan dengan baik agar kita dapat mempertahankan dan meningkatkan peringkat kita,” ujarnya.
Pada tahun 2025, Provinsi Riau memperoleh nilai Indeks Inovasi Daerah sebesar 52,33 dengan predikat inovatif. Capaian ini menempatkan Riau di peringkat ke-23 dari 38 provinsi secara nasional dan peringkat ke-9 dari 10 provinsi di Regional I Sumatera. Syahrial menekankan pentingnya pemenuhan enam urusan wajib pelayanan dasar dalam setiap pelaporan inovasi daerah. Urusan tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), perumahan rakyat dan kawasan permukiman, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Menurut Syahrial, setiap inovasi yang dilaporkan harus memenuhi sedikitnya lima dari enam urusan wajib pelayanan dasar agar dapat dinilai dalam pengukuran IID. “Kita harus memastikan bahwa inovasi yang dilaporkan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Syahrial juga mendorong OPD untuk memperkuat koordinasi dan saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik. Ia menyarankan agar inovasi yang telah diterapkan oleh perangkat daerah lain dapat dijadikan rujukan untuk menghasilkan terobosan yang lebih baik. “Kita harus belajar dari pengalaman daerah lain untuk meningkatkan kualitas inovasi kita,” katanya.
Menutup arahannya, Syahrial mengajak seluruh perangkat daerah untuk tetap bersemangat melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menilai bahwa inovasi lahir dari kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi serta keinginan mencari solusi yang lebih efektif. “Mari kita terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.















