Headline.co.id, Parigi Moutong ~ Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mematangkan koordinasi pertanahan bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Rabu (30/9/2026). Pertemuan tersebut membahas percepatan legalitas aset dan penguatan tata kelola agraria daerah. Agenda koordinasi digelar di Ruang Rapat Kanwil BPN Sulteng dengan melibatkan sejumlah pejabat Pemkab Parigi Moutong dan perwakilan Kantor Pertanahan Parigi Moutong.
Pembahasan dilakukan untuk menyelaraskan sejumlah program pertanahan, termasuk pematangan Zona Nilai Tanah (ZNT), integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), optimalisasi aplikasi SISGITA, serta persiapan teknis Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di 18 desa.
Koordinasi Pertanahan Bahas ZNT hingga Integrasi Data
Koordinasi Pemkab Parigi Moutong dan Kanwil BPN Sulteng diarahkan pada sejumlah aspek yang berkaitan dengan legalitas aset serta tata kelola agraria. Salah satu agenda yang dibahas ialah pematangan ZNT, yang menjadi bagian dari proses penataan informasi pertanahan di daerah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain itu, kedua pihak membahas integrasi NIB dengan NOP. Integrasi tersebut menjadi bagian dari agenda koordinasi yang turut mencakup optimalisasi aplikasi SISGITA. Pembahasan dilakukan bersama jajaran pejabat yang memiliki keterkaitan dengan urusan pemerintahan, pengawasan, pendapatan daerah, pengelolaan keuangan, komunikasi dan informatika, serta pelayanan perizinan.
Pertemuan tersebut dihadiri Inspektur Inspektorat, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta perwakilan Kantah Parigi Moutong.
KKN Tematik di 18 Desa Jadi Perhatian
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, memberikan perhatian khusus terhadap persiapan KKN Tematik yang berkaitan langsung dengan urusan agraria di lapangan. Program tersebut direncanakan berlangsung di 18 desa.
Menurut Adrudin, kompleksitas pekerjaan pertanahan membutuhkan pendampingan teknis agar mahasiswa dapat menjalankan tugas secara terarah. Ia berharap BPN terlibat dalam pendampingan selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Kami berharap di lapangan akan ada pihak dari BPN yang mendampingi anak-anak mahasiswa agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara efektif,” ujar Adrudin.
Pelibatan mentor teknis dinilai penting dalam pelaksanaan KKN Tematik karena mahasiswa akan bersinggungan langsung dengan persoalan agraria. Pendampingan tersebut diharapkan membantu pelaksanaan pekerjaan agar tetap sesuai sasaran yang telah dibahas dalam koordinasi.
Evaluasi Berkala Dijadwalkan Oktober
Untuk memantau pelaksanaan seluruh poin kesepakatan, Pemkab Parigi Moutong dan Kanwil BPN Sulteng sepakat menjadwalkan evaluasi berkala pada Oktober mendatang. Evaluasi akan dilakukan berdasarkan perkembangan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Agenda evaluasi tersebut menjadi tindak lanjut dari koordinasi yang membahas legalitas aset, tata kelola agraria, pemanfaatan data pertanahan, serta persiapan KKN Tematik. Perkembangan di lapangan akan menjadi dasar pemantauan terhadap pelaksanaan kesepakatan kedua pihak.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















