Headline.co.id, Sleman ~ Kelompok seni Gejok Lesung Prameswari turut memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-78 dan Merti Kalurahan Sardonoharjo di Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, pada Rabu (29/7). Penampilan kelompok yang berasal dari Dusun Tegalrejo ini menunjukkan bahwa seni tradisional masih dapat menarik perhatian jika dikemas dengan cara yang kreatif.
Ketua Gejok Lesung Prameswari, Gusyanti, menjelaskan bahwa nama Prameswari memiliki makna perempuan yang mulia, cantik, cerdas, dan kreatif. Filosofi ini menjadi inspirasi bagi kelompok untuk mengubah alat penumbuk padi tradisional menjadi sebuah pertunjukan seni yang bernilai. “Kami ingin menunjukkan bahwa seni tradisional bisa tetap hidup dan menarik,” ujar Gusyanti.
Untuk menjaga keberlangsungan kelompok, Prameswari aktif memadukan irama lesung dengan elemen musik, lagu, dan tari. Pertunjukan ini melibatkan partisipasi ibu-ibu muda hingga lansia, sehingga lebih atraktif dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Namun, Gusyanti mengakui bahwa regenerasi pemuda dan keterbatasan dana masih menjadi tantangan utama bagi kelompok ini.
Saat ini, operasional pentas masih didukung secara swadaya oleh anggota kelompok. Gusyanti berharap pemerintah dan pemangku kepentingan dapat memberikan perhatian lebih, baik melalui pembinaan, promosi, maupun penyediaan ruang tampil bagi seni tradisi. (KIM DSN Ngaglik/Andy Ahmad)



















