Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Gorontalo, Moh. Ridwan Matoka, menekankan bahwa keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Pernyataan ini disampaikan oleh Ridwan Matoka pada Kamis (23/7/2026) saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Keamanan Pangan Provinsi Gorontalo.
Rapat tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjamin keamanan dan mutu pangan yang beredar di masyarakat. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Gorontalo, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Gorontalo, serta Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo. Selain itu, turut hadir Dinas Pangan Kabupaten/Kota, Kepala Regional Wilayah Gorontalo Badan Gizi Nasional (BGN), Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kabupaten/kota, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam rapat tersebut, Kepala Bidang Kerawanan, Penganekaragaman dan Keamanan Pangan, Irawati Hz. Adam, memaparkan hasil pengawasan dan pengujian keamanan pangan segar yang beredar. Ia juga menjelaskan hasil pembinaan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi pangan yang aman melalui kampanye.
Sementara itu, Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan BBPOM Gorontalo, Yanuar Hadi Nugroho, menyampaikan hasil pengawasan terhadap pangan olahan yang beredar maupun di SPPG. Ia mengungkapkan bahwa masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian, lain pada aspek sarana, penyimpanan, legalitas produk, higiene sanitasi, serta pengendalian hama. Temuan ini menjadi dasar dalam pelaksanaan pembinaan dan penguatan sistem pengawasan keamanan pangan.
Materi lainnya disampaikan oleh Fungsional Penata Kelola Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Gorontalo, Shintia Rivai. Ia menekankan pentingnya peningkatan standar higiene sanitasi di SPPG. Shintia mendorong agar pengelola segera memperbaiki sarana prasarana, menerapkan SOP keamanan pangan secara konsisten, memperkuat pengawasan internal, serta meningkatkan kompetensi penjamah pangan melalui pelatihan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mencegah terjadinya keracunan pangan.














