Headline.co.id, Sleman ~ Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, mengikuti pelatihan teknik pengemasan vakum dan pangan beku dalam program Sekolah Rabu. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kapanewon Depok pada Rabu (22/7). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tahan produk, menjaga kebersihan, dan memperluas jangkauan pemasaran hingga ke tingkat nasional.
Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Depok, Fransiskus Suhyadi, menyatakan bahwa penguasaan teknologi kemasan modern merupakan solusi praktis bagi pelaku usaha kuliner lokal. “Dengan teknologi ini, produk dapat bertahan lebih lama dan tetap higienis, sehingga dapat dipasarkan lebih luas,” ujarnya.
Praktisi industri pangan beku, Angga Kusuma Arybowo, menjelaskan bahwa metode pengemasan vakum bekerja dengan mengeluarkan oksigen dari dalam kantong kemasan. Proses ini efektif dalam menghambat oksidasi dan pertumbuhan bakteri pembusuk tanpa merusak cita rasa maupun kandungan gizi makanan. “Teknologi vakum dapat membantu pelaku UMKM menghasilkan produk yang memiliki daya simpan lebih lama tanpa mengurangi kualitasnya, sehingga peluang pemasaran menjadi lebih luas,” kata Angga.
Selain teori, peserta juga mendapatkan panduan alur pengemasan standar industri. Panduan ini mencakup pra-persiapan, penyegelan menggunakan mesin vakum semiotomatis, hingga penyimpanan rantai dingin (cold chain) pada suhu beku -18°C. Pelaku UMKM juga diimbau untuk melengkapi legalitas edar demi menjamin keamanan konsumen. (KIM Depok/Athiful)















