Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menargetkan nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Rusia meningkat dua kali lipat dalam periode peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia–EAEU Free Trade Agreement). Target tersebut disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato utama pada Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Prabowo menyebut peningkatan perdagangan didukung struktur perekonomian kedua negara yang saling melengkapi, perjanjian perdagangan bebas, serta hubungan dunia usaha yang semakin solid. Untuk mencapainya, ia mengusulkan penguatan konektivitas pelayaran, penerbangan, dan sistem pembayaran internasional.
Dalam pidatonya di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin dan para delegasi internasional, Prabowo mengatakan nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Rusia pada 2025 mendekati 5 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 21,7 persen dibandingkan 2024.
“Pada 2025, nilai perdagangan bilateral kita mendekati 5 miliar dolar AS, meningkat 21,7 persen dibandingkan 2024. Capaian ini adalah pijakan awal, bukan batas tertinggi. Saya mengusulkan agar Indonesia dan Rusia melipatgandakan perdagangan kita dalam periode peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–EAEU,” tegas Prabowo.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Perjanjian Perdagangan Bebas Berlaku Awal 2027
Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–EAEU ditandatangani pada 21 Desember 2025. Perjanjian itu mencakup penghapusan atau penurunan bea masuk terhadap 11.882 pos tarif atau lebih dari 90 persen produk perdagangan.
Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan proses ratifikasi nasional pada Juli 2026. Perjanjian tersebut ditargetkan mulai berlaku efektif pada awal 2027.
Implementasi perjanjian itu menjadi salah satu dasar bagi target peningkatan perdagangan Indonesia-Rusia. Selain membuka peluang penurunan hambatan tarif, kerja sama tersebut diharapkan memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan negara-negara yang tergabung dalam Uni Ekonomi Eurasia.
Prabowo Usulkan Rute Pelayaran dan Penerbangan Langsung
Untuk mendukung kelancaran arus barang dan aktivitas ekonomi, Prabowo mengusulkan pembentukan rute pelayaran langsung Vladivostok dan pelabuhan di Indonesia. Ia juga mendorong pembukaan konektivitas penerbangan langsung kedua negara.
Menurut Prabowo, penguatan konektivitas diperlukan untuk memperlancar hubungan perdagangan dan mempererat kerja sama dunia usaha. Selain jalur transportasi, ia mengusulkan pengembangan sistem pembayaran internasional yang stabil dan efisien.
Usulan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi perdagangan bilateral. Dengan konektivitas yang lebih baik dan sistem pembayaran yang mendukung, kerja sama ekonomi Indonesia-Rusia diarahkan agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Danantara Diarahkan Bermitra dengan RDIF
Di sektor investasi, Prabowo menyoroti peran Danantara sebagai badan pengelola investasi negara. Danantara disebut mengelola aset senilai 1 triliun dolar AS.
Prabowo mengarahkan Danantara untuk bermitra dengan Russian Direct Investment Fund (RDIF). Kemitraan itu ditujukan untuk membiayai proyek-proyek strategis yang bersifat komersial dan berkelanjutan.
Bidang yang disebut meliputi energi, hilirisasi industri, teknologi pertanian, pemuliaan benih, hingga pupuk. Kerja sama investasi tersebut menjadi bagian dari agenda untuk memperluas hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia di luar perdagangan barang.
Indonesia Fokus pada Aliansi Ekonomi Inklusif
Dalam forum tersebut, Prabowo kembali menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Indonesia, kata dia, memilih membangun aliansi ekonomi yang inklusif untuk menciptakan kesejahteraan bersama.
“Indonesia tidak bergabung dalam aliansi militer, kami berupaya bergabung dalam aliansi ekonomi. Prinsip kami tetap jelas: seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak. Pembangunan harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui prinsip kebaikan terbesar bagi sebanyak-banyaknya rakyat,” pungkas Prabowo.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















