Headline.co.id, Jakarta ~ Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, meresmikan bantuan hunian tetap untuk penanganan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (16/7/2026). Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak konflik sosial.
Acara peresmian berlangsung di Kantor Kecamatan Adonara Barat mulai pukul 14.20 WITA dan dihadiri oleh Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Flores Timur, tokoh masyarakat, warga setempat, serta perwakilan kementerian/lembaga terkait. Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto menyerahkan secara simbolis bantuan berupa 52 unit hunian tetap di Desa Bugalima dan dua unit sumur bor yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Ini adalah langkah awal untuk memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak konflik,” ujar Suharyanto dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026). Selain peresmian bantuan, kegiatan juga diisi dengan ikrar damai serta pertukaran cinderamata berupa sarung sebagai simbol perdamaian tokoh masyarakat Ilepati dan Bugalima. Prosesi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan memperkuat rekonsiliasi di wilayah terdampak konflik.
Sebagai dukungan terhadap pemulihan masyarakat, BNPB juga menyerahkan bantuan logistik yang terdiri atas 52 paket sembako, 52 kasur lipat, 52 selimut, 52 matras, 52 paket perlengkapan dapur beserta kompor minyak, 52 paket hygiene kit, serta paket makanan ringan untuk anak-anak. Usai peresmian, Kepala BNPB bersama rombongan meninjau langsung Desa Bugalima untuk melihat kondisi hunian tetap dan sumur bor yang telah dibangun sebagai bagian dari program pemulihan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat.
Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas respons cepat BNPB sebagai representasi pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pemulihan pascakonflik sosial di Adonara Barat. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat bangkitnya kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas sosial di wilayah tersebut.




















