Headline.co.id, Pekanbaru ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru telah menyiagakan 90 personel untuk mengantisipasi kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut. Langkah ini diambil setelah kebakaran melanda Kawasan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, dan Kawasan Palas, Kecamatan Rumbai dalam dua hari terakhir. Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk, menyatakan bahwa tim pemadam dibagi menjadi tiga pleton, yaitu Pleton Tanggap, Pleton Tangkas, dan Pleton Tangguh. Setiap pleton terdiri dari 30 personel yang siap memadamkan kebakaran lahan. “Kami telah menyiapkan peralatan seperti selang, nozel, baju anti api, dan mesin mini striker untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit,” ujar Martin.
Luas lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru saat ini hampir mencapai 40 hektar, dengan catatan sekitar 38 hektar lahan telah terbakar. Sebagai langkah antisipasi, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan yang berlaku hingga 30 November 2026.
BPBD Pekanbaru terus berkoordinasi dengan aparat gabungan untuk memastikan kebakaran dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir dampak kebakaran lahan yang sering terjadi di wilayah tersebut.





















