Headline.co.id, Jakarta ~ Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, memberikan apresiasi terhadap langkah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI dan Jaksa Agung. Pertemuan yang berlangsung pada Senin (13/7) ini dinilai sebagai upaya memperkuat soliditas antarlembaga penegak hukum di Indonesia. Dzulfikar menegaskan bahwa kolaborasi ini penting untuk memastikan penegakan hukum yang efektif, terutama dalam pemberantasan korupsi.
Menurut Dzulfikar, di tengah sorotan publik terhadap kasus-kasus korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum, koordinasi Polri, TNI, dan Kejaksaan menjadi krusial. “Penegakan hukum harus dibangun di atas kerja sama, bukan ego sektoral,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kunjungan Kapolri bukan sekadar agenda seremonial, melainkan mencerminkan sikap seorang negarawan yang mengedepankan kolaborasi antarlembaga.
Kolaborasi untuk Pemberantasan Korupsi
Dzulfikar menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi. Polri, Kejaksaan, dan TNI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas negara, sehingga komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat. “Masyarakat lebih membutuhkan hasil penegakan hukum daripada melihat persaingan antarlembaga,” katanya.
Simbol Kerja Sama Antarlembaga
Silaturahmi Kapolri dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menjadi simbol bahwa agenda pemberantasan korupsi harus dijalankan secara kolektif. Dzulfikar berharap semangat kolaborasi ini terus dijaga dan diwujudkan dalam kerja nyata, agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum semakin kuat.
Kunjungan Kapolri ke Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, dan Kejaksaan Agung merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya soliditas TNI dan Polri dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan komitmen memperkuat sinergi melalui peningkatan kemitraan dan kolaborasi antar institusi.




















