Headline.co.id, Sleman ~ Sebanyak 68 siswa dari Program Keterampilan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Sleman memulai Praktik Kerja Lapangan (PKL) di 25 perusahaan kuliner dan unit usaha boga komersial di Kabupaten Sleman dan sekitarnya. Program ini berlangsung selama satu bulan penuh, dimulai setelah Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) hingga menjelang tahun ajaran baru 2026/2027.
Kepala MAN 4 Sleman, Ahmad Arif Makruf, menyatakan bahwa kemitraan strategis dengan dunia usaha dan industri (DUDI) adalah instrumen penting untuk mengasah etos kerja, disiplin, dan mentalitas kerja para siswa. “Kemitraan ini adalah bagian dari upaya kami untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya,” kata Ahmad Arif Makruf dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).
Respons Positif dari Industri
Koordinator PKL APHP MAN 4 Sleman, Umi Hidayati, menjelaskan bahwa para siswa diterima dengan baik oleh korporasi dan pelaku usaha mikro di sektor manufaktur pangan. Berdasarkan pemantauan berkala di sepuluh lokasi kerja, kehadiran siswa mendapatkan respons positif dari manajemen mitra industri. “Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja,” ujar Umi Hidayati.
Pengalaman Berharga bagi Siswa
Salah satu siswa kelas XI F, Ardhika Fachri, yang ditempatkan di unit usaha Bakpia Berkah Rejodani, mengungkapkan bahwa ia mendapatkan banyak wawasan baru mengenai standar higienitas produk, manajemen stok, dan efisiensi operasional dapur komersial. “Pengalaman ini sangat berharga dan membuka wawasan saya tentang industri kuliner,” ungkap Ardhika Fachri.
Program PKL ini diharapkan dapat menjembatani teori pengolahan pangan yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata di lapangan, sehingga siswa lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus nanti.
















