Headline.co.id, Tanah Merah ~ Kweritop, permainan tradisional dari Suku Wambon di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, kini semakin dekat untuk diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Permainan ini telah memasuki tahap sidang penetapan yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi pada Rabu (1/7/2026).
Sidang penetapan tersebut diikuti secara virtual oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boven Digoel bersama tokoh masyarakat dan perwakilan pemuda dari Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Boven Digoel. Kweritop, yang menggunakan tali dari serat kulit genemo atau melinjo, bukan sekadar permainan bagi masyarakat Wambon. Permainan ini mengajarkan anak-anak untuk melatih konsentrasi, daya pikir, dan koordinasi tangan serta mata.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boven Digoel, Anneke Fabiana Wangbon, menegaskan bahwa Kweritop memiliki manfaat besar bagi perkembangan anak. “Permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik,” ujarnya usai mengikuti sidang penetapan. Anneke berharap agar Kementerian Kebudayaan dapat menetapkan Kweritop sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia untuk melindungi dan memperkenalkan identitas budaya masyarakat Suku Wambon.
Upaya Pelestarian Budaya Lokal
Tokoh perempuan Papua asal Suku Wambon, Martina Tingge, juga menyatakan harapannya agar Kweritop dapat menjadi bagian dari pembelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah. Menurutnya, permainan ini adalah warisan leluhur yang penting untuk melatih cara berpikir dan kreativitas anak-anak. “Kami ingin generasi muda mengenal dan melestarikan budaya daerahnya sejak dini,” katanya.
Boven Digoel masih menyimpan banyak permainan tradisional lainnya seperti baling-baling, Kakak Tua, dan Erok. Semua permainan ini merupakan bagian dari kekayaan budaya yang diwariskan lintas generasi. Namun, setiap permainan memerlukan penelitian dan pendokumentasian sebelum dapat diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Memori Kolektif dan Identitas Budaya
Proses sidang penetapan Kweritop bukan hanya sekadar agenda administratif bagi masyarakat Boven Digoel. Ini adalah langkah penting untuk menjaga memori kolektif dan merawat identitas budaya, serta memastikan nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup di tangan generasi penerus. Jika resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Kweritop akan menjadi simbol filosofi, kreativitas, dan jati diri masyarakat Suku Wambon yang harus dijaga sepanjang masa.





















