Selama Operasi Ketupat 2020, Polri Putarbalikkan Lebih dari 103 Ribu Kendaraan yang Hendak Mudik

  • Whatsapp
Polisi melakukan himbauan kepada penumpang yang melewati jalan tol Jakarta-Cikampek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Kompas.com)
Polisi melakukan himbauan kepada penumpang yang melewati jalan tol Jakarta-Cikampek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Kompas.com)

HeadLine.co.id (Nasional) – Polri telah menghalau pengendara yang nekat mudik atau balik ke kota selama pandemi Covid-19 melalui titik-titik penyekatan. Penyekatan pemudik itu dilakukan dalam Operasi Ketupat 2020. Dilaporkan, lebih dari 103 ribu kendaraan diminta putar balik selama Operasi Ketupat 2020.

“Sebanyak 103.961 kendaraan sampai saat ini telah diputarbalikkan oleh petugas saat melakukan penyekatan di berbagai pos Operasi Ketupat,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Jumat (29/5/2020) malam.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Sempat Kabur karena Panik, Pasien Positif Corona di Probolinggo Akhirnya Menyerahkan Diri

Dia merinci, sebanyak 78.455 kendaraan dihalau selama arus mudik. Sementara 25.506 kendaraan lainnya diusir selama arus balik.

“Petugas telah melakukan penindakan dengan mengamankan 760 kendaraan yang melanggar larangan mudik, berupa 749 travel gelap, 8 angkutan barang dan 4 kendaraan bus,” ucapnya.

Baca juga: Update Corona di Indonesia, Jumat 29 Mei 2020: Menjadi 25.216 Kasus dan 6.492 Pasien Sembuh

Ahmad juga melaporkan, jumlah penindakan pelanggaran harian selama Operasi Ketupat 2020 pada hari ke-35 mengalami penurunan. Dalam hal penindakan pelanggaran harian, tercatat sebanyak 9.801 kasus atau turun 19% dibanding penindakan pada periode yang sama tahun lalu.

“Jumlah laka lantas (kecelakaan lalu lintas) sebanyak 47 kasus atau naik 100% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” katanya.

Sementara itu, mendukung tegaknya aturan larangan mudik, beberapa titik penyekatan kendaraan telah didirikan petugas. Titik penyekatan arus balik ini berada di jalan raya dan beberapa ruas jalan tol, serta gerbang tol.

Baca juga: Mahasiswa Balik Ke Sleman Harus Kantongi Surat Bebas Covid-19, Ini Penjelasannya?

Penyekatan ini mulai dilakukan dari wilayah Jawa Timur (10 titik), Jawa Tengah (7 titik), Jawa Barat (9 titik), dan DKI Jakarta (12 titik).

Khusus untuk gerbang tol (GT) yang dilakukan penyekatan di Jawa Timur dan Jawa Tengah antara lain di GT Ngawi km 679, GT Banyumanik km 421, termasuk pintu keluar tol Sragen km 528.

Sementara di wilayah Jawa Barat, penyekatan di gerbang tol dilakukan di GT Palimanan Utama, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama.

Baca juga: PT KAI Siapkan Pedoman New Normal Untuk Angkutan Penumpang Dan Barang, Calon Penumpang KA Wajib Tahu?

Selain gerbang tol, sejumlah titik di ruas tol juga dilakukan penyekatan, seperti di tol Jawa Barat km 47 B, tol Jakarta-Cikampek km 47, dan Tol Tangerang-Banten Cikupa. Operasi Ketupat masih akan terus digelar Polri sampai 7 Juni 2020.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *