Headline.co.id, Palembang ~ 6 Juli 2026 – Polda Sumatera Selatan memulai pelaksanaan Audit Kinerja Berbasis Risiko Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026. Audit ini bertujuan memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, di Gedung Presisi Mapolda Sumsel.
Audit yang berlangsung dari 6 hingga 17 Juli 2026 ini merupakan bagian dari pengawasan internal Polri untuk memastikan pelaksanaan program, pengelolaan anggaran, dan pengendalian organisasi berjalan sesuai ketentuan. Kegiatan ini dihadiri oleh Brigjen Pol. Rinto Djatmono, Ketua Tim A Kombes Pol Risnanto, serta pejabat utama Polda Sumsel dan kepala satuan kerja terkait.
Fokus Audit Tahap II
Audit Tahap II ini menitikberatkan pada evaluasi capaian program kerja, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, efektivitas pengendalian internal, serta Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) pada tata kelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU). Pemeriksaan dilakukan terhadap 28 satuan kerja di lingkungan Polda Sumsel, termasuk Polrestabes Palembang.
Transformasi Polri Presisi
Pelaksanaan audit ini merupakan bagian dari implementasi transformasi Polri Presisi, yang menempatkan pengawasan internal sebagai instrumen penting dalam membangun organisasi yang profesional dan modern. Pendekatan berbasis risiko diarahkan pada area strategis yang berpotensi rawan, sehingga sumber daya organisasi dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien.
Dukungan Penuh Jajaran Polda Sumsel
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, menegaskan pentingnya dukungan penuh dari seluruh jajaran dalam pelaksanaan audit ini. “Audit merupakan proses diagnosis yang memberikan rekomendasi agar organisasi semakin sehat dan profesional,” ujarnya. Ia juga mengimbau agar seluruh jajaran bersikap terbuka dan kooperatif dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa audit ini adalah wujud komitmen Polda Sumsel dalam membangun budaya kerja yang transparan dan akuntabel. “Polda Sumatera Selatan berkomitmen menjadikan setiap rekomendasi sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dengan semangat evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, Polda Sumsel berupaya memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel, sebagai fondasi dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.




















