Imbau Salat Idul Fitri Dirumah Saja, MUI: Menghindarkan Kemudaratan

  • Whatsapp
Majelis Ulama Indonesia.
Majelis Ulama Indonesia. (Ilustrasi)

HeadLine.co.id (Jakarta) – Pemerintah melalui Sidang Isbat yang dilaksakan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas-ormas islam telah menetapkan 1 Syawal 1441H bertepatan dengan 22 Mei 2020. Terkait dengan hal tersebut, MUI mengimbau umat muslim untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1441H di rumah saja. Hal ini tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 28 tahun 2020.

“Salat Idul Fitri itu bukan dilarang, tetapi kita mengindahkan kaedah ‘darul mafasid muqoddamun ‘ala jalbil masholih’ Kita menghindarkan kerusakan, menghindarkan kemudaratan daripada mengambil masalah,” ujar Ketua MUI Abdullah Jaidi dalam jumpa pers usai Sidang Isbat 1 Syawal 1441 H, di Kantor Kementerian Agama, Jumat (22/05) malam.

Read More

Baca juga: Sah! Kemenag Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah Jatuh Pada Hari Minggu

“Salat Jumat saja kita menyampaikan dapat dilakukan di rumah sendirian, itu yang wajib. Apalagi salat Idul Fitri yang sunah,” imbuhny.

Keputusan ini menurut Abdullah Jaidi diambil oleh MUI untuk menekan potensi penyebaran atau penularan wabah Covid-19.

Baca juga: Ketua Gugus Tugas COVID-19 Doni Monardo Indonesia Masih Dalam Status Keadaan Darurat Bencana Nasional

MUI menyarankan umat Islam untuk salat di rumah, termasuk di daerah yang dinyatakan hijau, agar tidak menggelar salat di lapangan. Abdullah Jaidi juga mengungkapkan, sulitnya mengantisipasi berkumpulnya massa jika salat digelar di tempat lapang terbuka.

Hal ini tentunya akan berdampak pada sulitnya menghindari kemudharatan sepert penularan Covid-19. “Kita perlu bersabar, Insya Allah akan diberikan yang terbaik jika kita bersabar,” tandasnya.

Baca juga: PLN Akan Kembali Catat Meter Ke Rumah Pelanggan Mulai Akhir Mei

Sebelumnya, Menag Fachrul Razi menyampaikan imbauan senada untuk mempedomani Surat Edaran Menteri Agama.

“Sebelum mengakhiri konferensi pers ini, kami imbau untuk tetap mempedomani Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pedoman Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441H,” kata Menag.

“Kami imbau, untuk salat Idul Fitri yang biasanya dilaksanakan di masjid atau di lapangan ditiadakan. Cukup dilaksakan di rumah,” lanjutnya.

Baca juga: Update Corona di Indonesia Jumat 22 Mei 2020: Menjadi 20.796 Kasus dan 5.057 Pasien Sembuh

Menag berharap selama Idul Fitri semua pihak dapat taat pada aturan. “Sehingga perkembangan Covid-19 ini dapat ditekan,” pungkas Menag.

Hal ini juga berlaku bagi kegiatan takbiran keliling. “Takbiran cukup dilakukan bersama-sama di rumah, atau di masjid dengan pengeras suara dan menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *