Pandemi Covid-19, Pemkot Malang Imbau Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah

  • Whatsapp
Ilustrasi Shalat Idul Fitri.
Ilustrasi Shalat Idul Fitri.

HeadLine.co.id (Malang) – Pemkot Malang mengimbau masyarakat untuk menggelar salat Idul Fitri di rumah selama pandemi Corona. Terutama bagi mereka yang tinggal di zona merah.

Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Siapkan Kereta Api Luar Biasa untuk Pengiriman Barang

Read More

Pemkot Malang juga telah melakukan sosialisasi terkait hal itu melalui rapat koordinasi bersama tokoh agama, takmir masjid dan perwakilan organisasi keamanan. Sutiaji selaku wali kota menjelaskan bahwa pihak pemkot tidak melarang masyarakat untuk beribadah, namun mengimbau supaya masyarakat dapat beribadah di rumah masing-masing selama masa pandemi.

“Sesuai hirarki dan memperhatikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang pemerintah daerah, maka sebagai bagian utuh dari pemerintahan secara menyeluruh maka Pemkot Malang tegak lurus dengan kebijakan tersebut,” tegas Sutiaji pada Kamis (21/5/2020).

Baca juga: Berkedok Angkutan Logistik, Polisi Bongkar Penyelundupan 71 Kg Sabu dari Sumatera

Sementara itu, takmir masjid dan perwakilan organisasi keagamaan memiliki dua pandangan dalam menyikapi imbauan tersebut. Pertama mengikuti arahan pemerintah untuk melaksanakan salat Id di rumah saja. Kedua, adanya harapan tetap bisa melaksanakan salat Id dengan menerapkan protokol COVID-19.

Sutiaji melanjutkan, ada pihak yang meminta wali kota Malang untuk mengeluarkan surat edaran berisi larangan secara tegas. Namun ia mengatakan dengan tegas bahwa Pemkot Malang tidak akan mengeluarkan regulasi baru yang sifatnya melarang.

Baca juga: Ketua MUI Lampung Akan Tunaikan Sholat Idul Fitri Dirumah

“Kami sudah ada Perwal 17/2020 tentang PSBB Kota Malang, berkaitan dengan kegiatan dan atau aktivitas ibadah dengan jemaah diperbolehkan memperhatikan protokol COVID-19 secara ketat, dan penyelenggara bertanggung jawab sepenuhnya dalam pelaksanaannya,” tegas Sutiaji.

Meski begitu, Sutiaji lebih menekankan supaya salat Idul Fitri tidak digelar dan meminta agar masyarakat tidak melakukan takbir bersama atau keliling. Ia juga mengimbau untuk meniadakan acara halal bihalal yang berpotensi mengumpulkan banyak orang selama pandemi.

Baca juga: Kemenag Ungkap 3 Alasan Mengapa Pengumuman Penyelenggaraan Haji 1441 H Ditunda!

Pemkot Malang bersama tokoh agama, takmir masjid dan perwakilan organisasi keagamaan pada akhirnya menuangkan keputusan bersama untuk tidak melaksanakan salat Idul Fitri di wilayah Pemerintah Kota Malang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *