Headline.co.id, Surabaya ~ Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempersiapkan pelaut Indonesia yang mampu bersaing di industri pelayaran global. Langkah ini diwujudkan melalui kuliah umum yang diadakan di Gedung Arctic Auditorium Poltekpel Surabaya, melibatkan institusi pendidikan maritim seperti Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Universitas Hang Tuah (UHT), serta perwakilan pemerintah dan industri pelayaran internasional.
Direktur Poltekpel Surabaya, Moejiono, menekankan pentingnya kolaborasi lembaga pendidikan, regulator, dan industri untuk menghadapi tantangan sektor pelayaran yang semakin kompleks. “Pendidikan maritim modern harus membentuk karakter, disiplin, dan kemampuan adaptasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (24/6/2026).
Pentingnya Keselamatan dalam Industri Pelayaran
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Keselamatan Transportasi, Subagiyo, menyoroti pentingnya budaya keselamatan pelayaran. Ia menegaskan bahwa standar keselamatan dan manajemen risiko adalah fondasi utama dalam operasional transportasi laut. “Kesadaran terhadap keselamatan sangat penting untuk melindungi awak kapal dan keberlanjutan operasional,” katanya.
Kebutuhan Industri Pelayaran Modern
General Manager May Maritime Services SDN BHD, Agustinus Terry Letsoin, menjelaskan bahwa industri pelayaran modern membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki sertifikasi kompetensi, tetapi juga kemampuan operasional sesuai standar internasional. “Perusahaan pelayaran mencari SDM yang mampu bekerja dalam lingkungan multinasional dan memahami perkembangan teknologi maritim,” ujarnya.
Perlindungan Tenaga Kerja Maritim
Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur, Sindu Rahayu, memaparkan regulasi ketenagakerjaan bilateral terkait penempatan pelaut Indonesia di luar negeri. Ia menjelaskan mekanisme perlindungan yang diberikan pemerintah, termasuk keselamatan kerja dan pengembangan karier internasional.
Kuliah umum ini juga menghasilkan penandatanganan nota kesepahaman Poltekpel Surabaya dan May Maritime Services SDN BHD, yang diharapkan dapat memperluas akses magang dan peluang kerja internasional bagi lulusan Poltekpel. Selain itu, Poltekpel Surabaya memberikan beasiswa kepada empat taruna berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan SDM maritim nasional.
Melalui kolaborasi ini, Poltekpel Surabaya berkomitmen mendukung pengembangan SDM maritim Indonesia yang profesional dan berstandar internasional, sejalan dengan agenda pembangunan nasional untuk memperkuat sektor maritim sebagai pilar pertumbuhan ekonomi.





















