Headline.co.id, Pekanbaru ~ Kontingen Provinsi Riau akan berpartisipasi dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesprawi) XIV Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, dari tanggal 20 hingga 29 Juni 2026. Sebanyak 28 peserta dari Riau akan berkompetisi dalam kategori Paduan Suara Wanita dengan tujuan menampilkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Keberangkatan kontingen ini dilepas dalam acara silaturahmi bersama Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah (LPPD) Provinsi Riau yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, pada Rabu (17/6/2026). Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyatakan bahwa partisipasi kontingen dalam ajang nasional ini merupakan wujud komitmen daerah dalam mendukung pengembangan talenta dan kreativitas masyarakat di bidang seni paduan suara gerejawi.
Menurut SF Hariyanto, Pesprawi adalah kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkenalkan potensi sumber daya manusia Riau kepada masyarakat Indonesia. “Saya berharap seluruh peserta dapat tampil dengan percaya diri dan memberikan penampilan terbaik sesuai hasil latihan yang telah dilakukan. Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa Riau memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan kontingen tidak hanya diukur dari prestasi yang dicapai, tetapi juga dari kemampuan menjaga kekompakan, kedisiplinan, dan sikap selama mengikuti kegiatan. “Pemerintah Provinsi Riau akan terus mendukung upaya pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda, termasuk melalui kegiatan seni dan keagamaan seperti Pesprawi. Kami berharap kontingen Riau dapat menjadi duta yang mampu menampilkan kualitas, karakter, dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri masyarakat Riau,” tambahnya.
Ketua LPPD Provinsi Riau, Albert Tarigan, menyampaikan bahwa keikutsertaan kontingen Riau dalam Pesprawi XIV Tingkat Nasional merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, ajang tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkaya pengalaman melalui interaksi dengan kontingen dari berbagai daerah. “Pesprawi bukan sekadar perlombaan, tetapi juga wadah untuk membangun persaudaraan dan saling belajar antar kontingen dari seluruh Indonesia. Kami berharap peserta dapat menikmati setiap proses dan menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki,” kata Albert.
Ia menjelaskan bahwa kategori Paduan Suara Wanita yang diikuti Riau memiliki tantangan tersendiri karena membutuhkan kekompakan, harmonisasi, dan penghayatan yang kuat dalam setiap penampilan. Oleh karena itu, para peserta telah menjalani berbagai tahapan pembinaan dan latihan guna meningkatkan kualitas vokal, kekompakan tim, serta kesiapan mental sebelum tampil pada ajang nasional tersebut. Dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Riau optimistis dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik daerah di ajang Pesprawi XIV Tingkat Nasional.




















