Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menegaskan bahwa distribusi daging kurban di instansinya dilakukan sesuai syariat Islam dan tepat sasaran. Pernyataan ini disampaikan untuk memastikan amanah ibadah kurban dapat memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar kantor Bapenda.
Danial menyatakan, “Pembagian dagingnya itu berdasarkan syariah Islam, dan sebagian besar akan kami bagikan ke masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian Bapenda terhadap masyarakat,” usai memantau kegiatan pembagian daging kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 H di Gorontalo, Kamis (28/5/2026).
Dalam pelaksanaan tahun pertama ini, Danial mengungkapkan bahwa Bapenda telah merancang strategi untuk meningkatkan jumlah hewan kurban di masa mendatang. Salah satu inovasi yang akan diterapkan adalah sistem tabungan atau skema cicilan kurban bagi pegawai instansi terkait.
Menurut Danial, fasilitas cicilan ini dirancang agar partisipasi staf dalam ibadah kurban tidak memberatkan secara finansial. Mengingat Bapenda Provinsi Gorontalo baru terbentuk tahun ini, skema tersebut diharapkan dapat memfasilitasi antusiasme spiritual pegawai secara lebih terstruktur. “Insyaallah, ini kan tahun pertama, Bapenda kan baru (terbentuk) tahun ini. Untuk tahun berikut, kami sudah sampaikan agar kita bisa mulai cicil supaya tidak terasa memberatkan oleh teman-teman pegawai,” kata Danial.
Dengan penerapan skema celengan kurban tersebut, manajemen Bapenda optimistis jumlah hewan kurban dari instansi akan meningkat signifikan pada perayaan berikutnya. Target penambahan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan sosial keagamaan bagi warga setempat. “Dengan adanya (sistem) itu pasti akan meningkat kuantitasnya. Yang tadinya tujuh ekor, bisa saja sampai sepuluh atau lima belas ekor tahun depan, supaya lebih banyak lagi daging yang akan kami bagikan ke masyarakat sekitar,” ujarnya.
Hari Raya Iduladha 1447 H diperingati oleh Bapenda Provinsi Gorontalo dengan penyembelihan tujuh ekor sapi yang berasal dari tujuh kelompok.





















