Headline.co.id, Bupati Raja Ampat ~ Orideko Iriano Burdam, menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka di Kabupaten Raja Ampat untuk menjangkau kampung dan pulau terpencil. Hal ini disampaikan Orideko saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang (Kwarcab) 3504 Raja Ampat 2026 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat pada Selasa, 26 Mei 2026. Menurutnya, tantangan geografis daerah kepulauan harus menjadi peluang bagi Pramuka untuk membina generasi muda yang disiplin, mandiri, dan cinta tanah air.
Orideko menegaskan bahwa Pramuka Raja Ampat harus menjadi gerakan yang kuat dan mampu menjangkau setiap pulau dan kampung, serta setiap anak muda yang membutuhkan pembinaan. Muscab Kwarcab 3504 Raja Ampat Tahun 2026 yang mengusung motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” menjadi forum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan dan program kerja kepramukaan di daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Orideko mengapresiasi pelaksanaan Muscab sebagai forum tertinggi dalam organisasi Pramuka untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun kebijakan, dan menentukan kepemimpinan baru. Ia menekankan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda Raja Ampat agar disiplin, mandiri, peduli sosial, dan memiliki semangat kebangsaan.
Orideko juga menegaskan bahwa nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma harus menjadi pedoman moral dalam kehidupan sehari-hari anggota Pramuka. Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), ia mengajak seluruh jajaran Kwarcab untuk terus berinovasi dalam pembinaan kepramukaan agar tetap relevan dan menarik bagi generasi muda.
Ia mendorong sinergi Kwarcab, sekolah, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk menciptakan program kepramukaan yang berdampak nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia di Raja Ampat. Kepada pengurus baru yang terpilih melalui Muscab, Orideko berharap agar amanah organisasi dijalankan dengan tanggung jawab, dedikasi, dan kerendahan hati.
“Organisasi yang sehat lahir dari kepemimpinan yang visioner, kerja tim yang solid, serta komitmen yang kuat dalam mencapai tujuan mulia Gerakan Pramuka,” ujar Orideko. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk terus mendukung pengembangan Gerakan Pramuka sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kualitas generasi muda daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Muscab, Muhammad Yudi Firstson, menyatakan bahwa Muscab bertujuan untuk memilih Ketua Kwartir Cabang beserta kepengurusan baru masa bakti 2026–2030 serta menyusun rencana kerja Kwarcab untuk periode mendatang. “Karena keterbatasan waktu pelaksanaan yang cukup mendesak, peserta Muscab tahun ini difokuskan pada gugus depan di wilayah Kota Waisai dengan total sembilan Gudep yang diundang mengikuti forum ini,” ujar Yudi.
Melalui Musyawarah Cabang tersebut, Gerakan Pramuka Kwarcab 3504 Raja Ampat diharapkan semakin solid dalam menjalankan misi pembinaan generasi muda serta memperkuat karakter kepemimpinan, semangat pengabdian, dan kecintaan terhadap daerah serta bangsa di tengah tantangan perkembangan zaman.




















