Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang mengundang 180 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 untuk mempromosikan potensi wisata daerah melalui media sosial. Ajakan ini disampaikan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (13/7/2026). Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan promosi destinasi wisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan.
Bupati Indah Amperawati menekankan peran strategis mahasiswa sebagai generasi muda yang akrab dengan dunia digital. “Mahasiswa dapat menjadi mitra pemerintah dalam memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan potensi wisata Lumajang kepada masyarakat luas,” ujarnya. Desa-desa lokasi KKN berada di kawasan dengan beragam destinasi wisata unggulan, sehingga mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga mengenal dan membagikan pengalaman mereka selama di Lumajang.
Peran Media Sosial dalam Promosi Wisata
Bupati Indah mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkenalkan berbagai destinasi wisata di Kabupaten Lumajang. Menurutnya, promosi wisata melalui konten digital yang dibuat oleh generasi muda memiliki peran penting dalam memperluas penyebaran informasi mengenai potensi daerah. “Semakin banyak destinasi wisata Lumajang dikenal masyarakat, semakin besar peluang meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Harapan untuk Mahasiswa KKN
Bupati berharap seluruh peserta KKN tidak hanya membawa pengalaman selama mengabdi di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Kabupaten Lumajang sebagai daerah yang kaya akan destinasi wisata, budaya, dan keramahan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap kehadiran mahasiswa Universitas Airlangga dapat memberikan manfaat tidak hanya melalui program pengabdian di desa, tetapi juga lewat promosi positif yang mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
Dengan demikian, langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata di Lumajang, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.






