Headline.co.id, Labuan Bajo ~ Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memanfaatkan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 pada 13-15 Juli 2026 untuk meningkatkan pemahaman aparatur sipil negara (ASN) tentang peran koperasi dalam pembangunan ekonomi daerah. Melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM, sepuluh koperasi dilibatkan dalam sosialisasi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Kabupaten Manggarai Barat, Fatinci Reynilda, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Koperasi Nomor 8-671/M.KOP/PIN/06.01/2026. “Kami ingin menjadikan Harkopnas sebagai momentum untuk mempercepat kebangkitan koperasi,” ujar Fatinci, Senin (13/7/2026).
Sosialisasi ini bertujuan memperkuat sinergi pemerintah daerah dan gerakan koperasi, serta meningkatkan pemahaman ASN mengenai tata kelola koperasi, penguatan kelembagaan, dan pentingnya digitalisasi koperasi sesuai regulasi pemerintah. Sepuluh koperasi yang terlibat lain Kopdit Suka Damai, Kopdit Mitra Komodo, dan Kopdit Sango Say.
Peran Koperasi dalam Pembangunan Ekonomi
Selain sosialisasi di OPD, Pemkab Manggarai Barat juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengadakan bazar di halaman kantor-kantor pemerintah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harkopnas ke-79 yang mengusung tema memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
Dukungan untuk Sektor Ekonomi Lokal
Peringatan Harkopnas tahun ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pangan, pertanian, perikanan, industri, perdagangan, jasa, serta penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, koperasi diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan di Manggarai Barat.
Pemkab Manggarai Barat terus berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan koperasi dan UMKM, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mempercepat kebangkitan ekonomi nasional.






