Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah untuk mendukung kebijakan efisiensi anggaran pemerintah dengan mengubah pola distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan tanpa mengurangi nilai manfaat yang diterima oleh ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga para peserta didik. Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyatakan bahwa perubahan ini merupakan respons terhadap anggaran BGN tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp268 triliun. Efisiensi dilakukan dengan mengurangi distribusi MBG dari enam hari menjadi lima hari dalam seminggu.
Meskipun ada perubahan dalam pola distribusi, BGN memastikan bahwa nominal manfaat makanan yang diterima peserta program tetap sama, yaitu Rp10 ribu per porsi di Pulau Jawa dan sekitarnya. Untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), penyesuaian dilakukan berdasarkan tingkat kemahalan bahan pokok. Wakil Kepala BGN juga menjelaskan bahwa skema “bundling” atau pemberian paket makanan untuk hari libur dihentikan. Sebelumnya, paket makanan untuk beberapa hari sekaligus diberikan ketika terdapat hari libur sekolah di tengah pekan.
Di tengah upaya efisiensi anggaran, BGN menegaskan bahwa Program MBG tetap menjadi penggerak ekonomi daerah. Saat ini, terdapat 27.757 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi dengan jumlah penerima manfaat mencapai 62,5 juta orang. Total anggaran operasional MBG mencapai sekitar Rp942 miliar per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp128,9 miliar digunakan untuk honor sekitar 1,28 juta relawan dan pekerja SPPG.
Selain itu, sekitar Rp58,7 miliar dialokasikan untuk biaya operasional seperti pembelian air mineral, alat tulis kantor, alat pelindung diri, listrik, air, transportasi, dan kebutuhan kebersihan. Anggaran terbesar lainnya mengalir ke rantai pasok bahan baku seperti pedagang beras, ikan, ayam, telur, sayur, buah, koperasi, UMKM, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pemasok lainnya di daerah. BGN juga menjelaskan bahwa sekitar Rp166,5 miliar per hari digunakan sebagai pengembalian investasi mitra yayasan yang membangun fasilitas SPPG dan menyediakan perlengkapan operasional.



















