Headline.co.id, Pohuwato ~ Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, memberikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, atas inisiatif mereka dalam mengurangi penggunaan plastik. Pada Sabtu (23/5/2026), warga setempat terlihat membawa tas keranjang sendiri saat berbelanja di pasar murah bersubsidi.
Idah Syahidah menyatakan bahwa kebiasaan ini merupakan contoh positif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan. “Saya bangga sekali melihat masyarakat di Taluditi banyak yang datang ke pasar membawa tas keranjang sendiri. Selain lebih hemat, kebiasaan membawa tas belanja dari rumah juga membantu mengurangi limbah sampah plastik. Ayo kita budayakan pergi ke pasar dengan membawa tas sendiri,” ujarnya.
Beberapa warga mengungkapkan bahwa kebiasaan membawa tas belanja sendiri sudah lama dilakukan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Asia, seorang warga Taluditi berusia 40 tahun, mengatakan bahwa ia selalu membawa tas belanja sendiri setiap kali ke pasar agar tidak perlu membeli kantong plastik. “Kalau saya memang selalu bawa tas belanja sendiri tiap ke pasar karena lebih hemat dan tidak perlu pakai plastik lagi. Makanya waktu tahu ada pasar murah, saya langsung datang bawa tas sendiri. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur atas pasar murah hari ini,” ungkapnya.
Ngatini, warga Desa Panca Karsa II yang berusia 65 tahun, juga menyampaikan hal serupa. Perempuan asal Jawa Timur yang telah menetap di Gorontalo sejak tahun 1983 itu mengaku senang dengan perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakat Taluditi. “Saya memang biasa pakai tas sendiri kalau belanja karena di rumah juga ada warung kecil. Ternyata Ibu Wagub juga senang melihat kami bawa tas keranjang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut, Diskumperindag Provinsi Gorontalo menyediakan 1.000 kupon bagi masyarakat Kecamatan Taluditi. Terdapat tujuh komoditas yang dijual dengan harga bersubsidi, yaitu beras lima kilogram seharga Rp25 ribu, minyak goreng Rp10 ribu per liter, cabai rawit Rp10 ribu per 0,25 kilogram, bawang merah Rp10 ribu per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10 ribu per kilogram, telur Rp10 ribu per 10 butir, serta ayam pedaging Rp20 ribu per ekor. Seluruh paket kebutuhan pokok tersebut dapat diperoleh masyarakat dengan total harga Rp95 ribu.





















