Headline.co.id, OKU Timur ~ Polres OKU Timur bersama pemerintah daerah, Bulog, dan sejumlah instansi terkait menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 sekaligus groundbreaking pembangunan Gudang Jagung Ketahanan Pangan Polri di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional mendukung swasembada pangan yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju Indonesia Emas 2045. Selain panen raya, kegiatan juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting nasional groundbreaking 10 gudang jagung Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri Tahun 2026. Program tersebut bertujuan menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memastikan stabilitas pasokan dan harga jagung nasional.
Kegiatan panen raya jagung serentak dilaksanakan di Desa Kotabaru Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur. Sementara peletakan batu pertama pembangunan Gudang Jagung Ketahanan Pangan Polri berlangsung di Desa Bunga Mayang, Kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur.
Panen Raya Jagung Jadi Bukti Kekuatan Sektor Pertanian OKU Timur
Dalam kegiatan panen raya di Desa Kotabaru Selatan, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H diwakili Wakapolres OKU Timur Kompol Hendri, S.H. Hadir pula perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur, Dinas Ketahanan Pangan, BPS, Bulog Cabang OKU, BPPP, pejabat utama Polres OKU Timur, Camat Martapura, Kepala Desa Kotabaru Selatan, serta personel Polres OKU Timur.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolres OKU Timur menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian jagung di wilayah OKU Timur.
“Hari ini adalah hari yang sangat istimewa bagi kita semua, khususnya bagi para petani yang telah bekerja keras selama berbulan-bulan untuk merawat dan membesarkan tanaman jagung hingga akhirnya membuahkan hasil yang melimpah,” ujar Kompol Hendri dalam sambutannya.
Ia menegaskan, panen raya bukan hanya menjadi simbol keberhasilan sektor pertanian, namun juga membuktikan pentingnya kerja sama dan ketekunan dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
“Jagung sebagai salah satu komoditas unggulan memiliki peran penting dalam ketahanan pangan dan perekonomian. Dengan hasil yang baik, kita berharap kesejahteraan para petani semakin meningkat dan kebutuhan masyarakat akan bahan pangan dapat terpenuhi dengan lebih baik,” katanya.
Menurutnya, panen raya jagung di OKU Timur tahun ini dilaksanakan pada lahan seluas 29 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten OKU Timur. Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras petani, dukungan pemerintah melalui penyediaan bibit unggul dan pupuk, serta kondisi alam yang mendukung.
Kompol Hendri juga mengajak seluruh pihak untuk terus memanfaatkan teknologi pertanian demi meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
“Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian. Mari kita bergandeng tangan, bekerja sama, dan membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan,” ucapnya.
OKU Timur Disebut Jadi Lumbung Jagung Nasional
Sementara itu, sambutan Bupati OKU Timur yang dibacakan perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur menegaskan bahwa Kabupaten OKU Timur saat ini menjadi salah satu lumbung jagung di Sumatera Selatan bahkan tingkat nasional.
“Kabupaten OKU Timur saat ini merupakan lumbung jagung di wilayah Sumsel maupun nasional,” ujar perwakilan Dinas Pertanian.
Ia menjelaskan, program panen raya jagung serentak yang dipusatkan secara nasional di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor jagung dari luar negeri.
“Terkait jagung, awalnya Indonesia impor jagung dari luar negeri. Namun pada masa Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, kita mulai menanam jagung sendiri sebagai penguat swasembada pangan jagung,” katanya.
Selain panen raya, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan bibit jagung kepada Kelompok Tani Barokah sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Polres OKU Timur Bangun Gudang Jagung untuk Stabilkan Harga
Pada agenda berbeda, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono hadir langsung dalam groundbreaking pembangunan Gudang Jagung Ketahanan Pangan Polri di Desa Bunga Mayang, Kecamatan Jayapura. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasubbag LPSE Bagada Polda Sumsel Kompol Jon Roni M. Hasibuan, S.H, perwakilan Dandim 0403 OKU, Bulog OKU Timur, Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur, pejabat utama Polres OKU Timur, unsur kecamatan, kepala desa, dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, AKBP Adik Listiyono menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional sehingga perlu didukung melalui infrastruktur yang memadai.
“Ketahanan pangan adalah salah satu pilar utama ketahanan nasional. Polri melalui Program Ketahanan Pangan Polri Presisi ingin memastikan ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan di wilayah hukum Polres OKU Timur,” ujar AKBP Adik Listiyono.
Ia menjelaskan gudang jagung yang akan dibangun nantinya memiliki sejumlah fungsi strategis, mulai dari tempat penyimpanan hasil pertanian masyarakat hingga pusat distribusi saat terjadi kelangkaan pangan maupun bencana.
“Gudang ini nantinya berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil pertanian dan pangan masyarakat agar tidak cepat rusak serta harganya tetap stabil, pusat distribusi saat terjadi kelangkaan atau bencana, serta sarana pemberdayaan petani binaan Polri untuk meningkatkan hasil panen dan nilai jual,” jelasnya.
Menurut Kapolres, pembangunan gudang tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Bulog, dan masyarakat dalam mendukung swasembada pangan nasional.
“Gudang ini berfungsi sebagai infrastruktur penyangga pasca-panen agar hasil panen jagung para petani di wilayah OKU Timur memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai dan memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik, menjaga stabilitas harga, serta menjaga stok cadangan pangan nasional,” katanya.
Bulog Siap Serap Hasil Panen Jagung Petani
Sementara itu, perwakilan Bulog OKU Timur, Feri Ari Wibowo, menyatakan komitmen Bulog untuk menyerap hasil panen jagung petani melalui program ketahanan pangan Polri.
“Bulog berkomitmen untuk terus menyerap dan menampung hasil panen jagung yang dihasilkan oleh program ketahanan pangan Polri agar memberikan kepastian pasar dan harga yang layak bagi petani,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Polri dalam membangun gudang jagung yang dinilai sangat membantu pengelolaan cadangan pangan nasional di wilayah OKU Timur.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Zoom Meeting nasional groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri yang dipusatkan di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Dukung Swasembada Pangan Nasional
Program Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dan pembangunan Gudang Jagung Ketahanan Pangan Polri ini menjadi bagian dari strategi nasional memperkuat swasembada pangan Indonesia. Selain menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga jagung, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat perekonomian daerah berbasis sektor pertanian.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 16.15 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.






















