Headline.co.id, OKU Timur ~ Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Belitang, Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Sebuah mobil Honda Brio warna putih dengan nomor polisi BE 1585 AAN masuk ke aliran sungai irigasi sedalam sekitar lima meter usai diduga terlibat tabrakan dengan kendaraan lain yang identitasnya belum diketahui. Akibat insiden tersebut, pengemudi mobil mengalami luka lebam di bagian kaki kiri, sementara dua penumpang lainnya selamat tanpa mengalami luka. Setelah kejadian, kendaraan lain yang terlibat disebut melarikan diri dari lokasi.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H. melalui Kasat Lantas AKP Herman, S.H. menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Honda Brio yang dikemudikan Desi melaju dari arah Desa Tanjung Mas menuju Desa Tanjung Sari.
“Pada saat melintas di tempat kejadian di jalan simpang tiga jalan utama hendak berbelok ke kiri menuju Martapura, tanpa memperhatikan arus lalu lintas bersamaan dari arah Belitang menuju Martapura melintas mobil R6 yang belum diketahui identitasnya,” ujar AKP Herman saat dikonfirmasi headline.co.id.
Menurutnya, karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat dan tidak dapat dihindari lagi, mobil R6 tersebut membentur bagian samping kanan Honda Brio. Benturan itu membuat pengemudi Honda Brio berusaha membanting setir ke arah kiri jalan.
“Pengemudi mobil Honda Brio berusaha membanting stir ke kiri jalan sehingga hilang kendali masuk ke dalam aliran sungai irigasi sedalam lima meter,” katanya.
Akibat kejadian itu, pengemudi Honda Brio atas nama Desi mengalami luka lebam di kaki sebelah kiri. Sementara dua penumpangnya, yakni Wayan Dewi dan Siti, tidak mengalami luka.
“Untuk pengemudi dan penumpang mobil Honda Brio langsung dibawa ke pengobatan alternatif,” ungkapnya.
Selain menyebabkan korban luka ringan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan. Mesin mobil Honda Brio dilaporkan kemasukan air, sementara bagian body sebelah kanan mengalami kerusakan akibat benturan.
AKP Herman menambahkan, usai kecelakaan terjadi, kendaraan lain yang diduga terlibat langsung meninggalkan lokasi kejadian.
“Untuk mobil R6 yang tidak diketahui identitasnya melarikan diri,” jelasnya.
Sementara itu, kendaraan Honda Brio yang sempat masuk ke saluran irigasi berhasil dievakuasi oleh pihak keluarga dan langsung dibawa ke bengkel untuk perbaikan. Pihak keluarga korban juga disebut tidak melanjutkan perkara tersebut ke jalur hukum.
“Pihak keluarga tidak berkenan untuk dilanjutkan ke jalur hukum atau tidak melapor,” ujarnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Unit Polantas Polres OKU Timur telah mendatangi lokasi kejadian, mencari keterangan saksi, membuat laporan, serta membantu proses evakuasi kendaraan.
AKP Herman juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Himbauannya, dalam membawa kendaraan selalu mematuhi peraturan lalu lintas, dan tetap menerapkan prinsip sabar, sadar, dan selamat. Artinya, dalam membawa kendaraan kita harus mengatur kecepatan kendaraan tersebut, tidak menggunakan HP dalam membawa kendaraan, dan lain sebagainya,” pungkasnya.








