Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, menyatakan bahwa pemerintah daerah bersama pihak terkait berupaya meningkatkan status embarkasi haji Gorontalo menjadi embarkasi haji penuh dalam beberapa tahun mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengembangan fasilitas di Bandara Djalaluddin Gorontalo. Pernyataan ini disampaikan Sofian saat melepas keberangkatan 218 Jemaah Haji Kloter 30 UPG di Asrama Haji Gorontalo, Selasa (12/5/2026).
Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh Kakanwil Kemenhaj Mansur, perwakilan Kakanwil Kemenag, sejumlah perwakilan Bupati, pimpinan OPD, dan instansi terkait lainnya. Sebanyak 218 jemaah yang tergabung dalam Kloter 30 UPG berasal dari Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo, dan Kabupaten Gorontalo Utara. Dari jumlah tersebut, 209 merupakan jemaah reguler dan 4 orang adalah petugas kloter. Jemaah laki-laki berjumlah 83 orang, sementara jemaah perempuan berjumlah 130 orang.
Sofian menekankan pentingnya menjaga etika, kesabaran, dan kekompakan selama berada di Tanah Suci. “Seluruh jemaah haji akan bertemu dengan jutaan umat muslim dari berbagai negara. Karena itu, kami berharap jemaah asal Gorontalo dapat menjaga perilaku, kesopanan, dan membawa nama baik daerah selama menjalankan ibadah haji,” ujar Sofian.
Menurut Sofian, penyelenggaraan Embarkasi Haji (EHA) Gorontalo tahun ini merupakan yang ke-19 sejak pertama kali dilaksanakan pada 2007, setelah sempat terhenti saat pandemi Covid-19. Pemerintah Provinsi Gorontalo juga terus memberikan dukungan anggaran demi kelancaran pelayanan jemaah haji. “Mohon doa seluruh jemaah agar embarkasi haji Gorontalo dapat segera meningkat status menjadi embarkasi haji penuh, sehingga ke depan jemaah tidak lagi transit melalui Makassar,” katanya. (mcgorontaloprov/fadila)




















