Headline.co.id, Rote Ndao ~ Pemerintah Kabupaten Rote Ndao telah memulai distribusi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk periode Februari hingga Maret 2026. Bantuan ini ditujukan kepada 26.190 warga penerima manfaat sebagai langkah untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan pokok. Kegiatan peluncuran dan sosialisasi penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, di Kantor Desa Oenggae, Kecamatan Pantai Baru, pada Rabu, 13 Mei 2026.
Dalam program ini, setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. Total bantuan yang disalurkan mencapai 523,8 ton beras dan 104.760 liter minyak goreng. Di Kecamatan Pantai Baru, bantuan diberikan kepada 2.555 penerima manfaat, sementara Desa Oenggae mendapatkan alokasi untuk 118 kepala keluarga.
Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan menegaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari serta menjaga stabilitas sosial dan ekonomi keluarga. “Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan adalah masyarakat yang termasuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4, yang merupakan kelompok rentan dan membutuhkan dukungan pangan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat desa untuk memastikan bahwa proses pendataan dilakukan secara akurat dengan basis by name by address agar bantuan benar-benar tepat sasaran. “Saya minta seluruh pihak yang terlibat menjalankan tugas dengan tulus dan penuh tanggung jawab, sehingga bantuan sampai kepada masyarakat yang memang berhak menerima,” tegasnya.
Selain menyalurkan bantuan pangan, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam komoditas produktif melalui Program Kintal Gizi. Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan gizi rumah tangga secara mandiri. Menurutnya, langkah ini penting agar masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga mampu membangun kemandirian pangan dari lingkungan sekitar.
Apremoi juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional atas dukungan mereka terhadap pelaksanaan program bantuan pangan di Kabupaten Rote Ndao. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan sesuai dengan standar kualitas dan kuantitas yang telah ditetapkan pemerintah.



















