Headline.co.id, Parigi Moutong ~ Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melaksanakan kerja bakti massal yang melibatkan seluruh pegawai di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat budaya bersih serta menciptakan lingkungan perkantoran dan ruang publik yang sehat dan nyaman. Acara tersebut berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026, atas arahan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam pelaksanaannya, setiap OPD membagi pegawai ke berbagai titik yang telah ditentukan untuk memastikan proses pembersihan dan penataan lingkungan berjalan maksimal. Lokasi kerja bakti meliputi kawasan Alun-Alun Kantor Bupati, Taman Toraranga, hingga lingkungan kantor OPD yang menjadi pusat aktivitas pelayanan pemerintahan dan masyarakat.
Bupati Erwin Burase turut serta bersama para pegawai membersihkan area publik dan lingkungan perkantoran. Para peserta terlihat membersihkan sampah, memangkas rumput liar, merapikan taman, membersihkan saluran air, hingga menata kembali kawasan perkantoran agar lebih tertib dan nyaman. Kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada penataan fisik lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif aparatur pemerintah terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan kerja.
Melalui kerja bakti massal ini, pemerintah daerah ingin menanamkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap ruang publik yang menjadi wajah pelayanan pemerintahan. Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, di mana para pegawai dari berbagai OPD bekerja bersama dengan membawa perlengkapan kebersihan masing-masing dan bergotong royong menata kawasan yang menjadi sasaran kerja bakti.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menilai bahwa lingkungan yang bersih dan tertata tidak hanya menciptakan kenyamanan kerja, tetapi juga mencerminkan kualitas pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas, sejalan dengan penguatan tata kelola daerah yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan.




















