Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sedang melakukan evaluasi terhadap kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Evaluasi ini bertujuan untuk menyempurnakan kebijakan yang diinisiasi oleh pemerintah pusat, terutama dalam rangka mendukung efisiensi energi pascakonflik di Timur Tengah.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menyatakan bahwa penerapan WFH yang baru dilakukan dua kali masih memerlukan penyesuaian agar lebih terukur. “Baru dua kali Jumat diterapkan, tentu perlu penyempurnaan agar pelaksanaannya lebih terukur. Target utamanya penghematan bahan bakar minyak (BBM),” ujarnya pada Kamis (30/4/2026).
Ingot menjelaskan bahwa Pemko Pekanbaru akan menyempurnakan skema pembagian ASN yang bekerja dari rumah dan yang tetap masuk kantor, terutama bagi unit yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia menambahkan bahwa jarak tempuh ke kantor yang relatif jauh juga menjadi pertimbangan dalam merumuskan kebijakan ini agar efisiensi BBM dapat tercapai tanpa mengurangi efektivitas kerja.
“Skema akan diformulasikan kembali agar penghematan BBM tercapai, namun kinerja tetap optimal,” imbuhnya. Ingot juga memastikan bahwa penerapan WFH setiap Jumat tidak akan mengganggu pelayanan publik. Sistem kerja akan diatur secara bergiliran sehingga layanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Pemko Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan efisiensi energi dan kualitas pelayanan publik melalui kebijakan WFH yang adaptif. (Mc.Pekanbaru/Eyv)





















