Headline.co.id, Ketapang ~ Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Ketapang untuk mengantisipasi fluktuasi harga kebutuhan pokok setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pancasila pada Kamis, 9 April 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk menekan inflasi dan memastikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat.
Warga yang hadir terlihat antusias dan rela mengantri sejak siang hari untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah dari pasaran. Berbagai komoditas strategis ditawarkan dengan harga di bawah rata-rata pasar. Dalam pelaksanaan GPM kali ini, pemerintah memberikan subsidi harga terhadap bahan pokok yang dijual kepada masyarakat.
Gubernur Ria Norsan menyatakan, “Gerakan ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan distribusi pangan dari produsen langsung ke tangan konsumen tanpa rantai distribusi yang terlalu panjang.” Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat pasca lebaran.




















