Headline.co.id, Jogja ~ Kegiatan syawalan yang diadakan di Balairung Universitas Gadjah Mada pada Senin (30/3) berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sejak pukul 07.00 WIB. Mereka berkumpul dan berinteraksi dalam satu ruang, menandai dimulainya kembali aktivitas setelah libur lebaran.
Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., turut hadir dalam acara tersebut. Beliau menyapa sivitas UGM yang hadir dan menekankan pentingnya syawalan sebagai momentum untuk membawa semangat baru dalam menjalankan peran masing-masing. “Syawalan menjadi ruang untuk kembali menyambung relasi dan memperkuat kebersamaan setelah menjalani Ramadan,” ujar Rektor.
Tradisi syawalan di UGM telah menjadi bagian penting dari kehidupan kampus yang terus dipertahankan. Kegiatan ini dimaknai sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan antarsivitas UGM, terlihat dari interaksi yang berlangsung tanpa memandang jabatan atau unit kerja. Banyak peserta memanfaatkan momen ini untuk saling menyapa dan berbagi cerita setelah libur panjang.
Dengan dimulainya kembali aktivitas akademik dan administratif, semangat kebersamaan diharapkan terus terjaga. Syawalan membawa energi positif yang diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai agenda ke depan. Nilai saling menghargai dan kepedulian menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sehari-hari, mencerminkan budaya kerja yang inklusif di lingkungan kampus.
Melalui syawalan, UGM menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif dan harmonis. Tradisi ini menjadi bagian dari upaya merawat nilai kemanusiaan dalam kehidupan kampus sehari-hari. Dengan suasana yang hangat dan penuh keakraban, kegiatan berlangsung lancar hingga selesai. Sivitas UGM pun kembali ke unit kerja masing-masing dengan semangat yang diperbarui. “Semoga kebersamaan ini menjadi bekal untuk menghadapi tantangan ke depan dengan lebih solid,” pungkas Rektor.


















