Headline.co.id, Di Desa Burni Pase ~ Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, warga bersama aparat TNI bergotong royong membangun jalan darurat. Kegiatan ini dilakukan untuk memulihkan akses yang sempat terputus akibat bencana. Dengan menggunakan cangkul dan sekop, mereka berusaha mengembalikan fungsi jalan sebagai penghubung vital bagi masyarakat.
Anggota Kodim 0119/BM melalui Koramil 05/Permata turut serta dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya bertindak sebagai aparat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat desa. Tanpa protokoler, mereka membantu mengangkat material dan meratakan tanah, menunjukkan kebersamaan yang erat dengan warga.
Serka M. Hari, Bati Tuud Koramil 05/Permata, menyatakan, “Di Desa Burni Pase sedang dilakukan gotong royong pembangunan jalan darurat. Kami turut membantu agar jalan ini cepat selesai dan bisa digunakan warga.” Kehadiran TNI memberikan semangat tambahan bagi masyarakat dalam upaya pemulihan ini.
Bagi warga, pembangunan jalan ini adalah langkah mandiri untuk memulihkan akses yang sempat terputus. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini mulai terbentuk, membuka kembali jalur aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari. Lebih dari sekadar perubahan fisik, kegiatan ini memperkuat semangat kebersamaan di warga.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat menunjukkan bahwa pemulihan dapat dilakukan dengan kebersamaan dan kepedulian. Di Burni Pase, jalan darurat ini dibangun dari tanah dan batu, namun lebih dari itu, ia disusun dari semangat gotong royong yang kuat, bahkan setelah bencana melanda.




















