Headline.co.id, Karo ~ Nusa Tenggara Timur. Operasi Ketupat Turangga 2026 yang dilaksanakan di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat hasil positif dalam pengamanan arus mudik, arus balik, dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Di bawah kepemimpinan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Flobamora terjaga aman dan kondusif selama operasi yang berlangsung dari 13 hingga 19 Maret 2026.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Karo Ops Polda NTT Kombes Pol. Jhony Afrizal Sharifudin, S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Karendal Ops dan mengatur strategi pengamanan dengan matang. Dukungan dari manajemen operasional yang presisi serta optimalisasi kinerja Dirlantas Polda NTT Kombes Pol. Dedy Eka Jaya Helmy, S.I.K., M.H., turut menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah.
Berdasarkan data dari Karendal Ops, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas dari 39 menjadi 38 kejadian, atau turun sebesar 2,5 persen. Selain itu, angka kriminalitas juga mengalami penurunan dari 305 kasus menjadi 300 kasus, atau turun 1,64 persen. “Penurunan ini menunjukkan efektivitas langkah preventif dan pengawasan yang dilakukan selama operasi berlangsung,” demikian disampaikan dalam laporan resmi.
Selain itu, intensitas kehadiran personel di lapangan juga cukup tinggi dengan pelaksanaan 560 kegiatan preemtif dan 653 kegiatan preventif. Pengelolaan arus mudik pun berjalan lancar, baik melalui jalur laut dengan 19.589 penumpang maupun jalur udara yang terpantau aman dan terkendali tanpa gangguan berarti.
Melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., Kapolda NTT menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat. “Keberhasilan Operasi Ketupat Turangga 2026 adalah bukti nyata dedikasi dan sinergitas seluruh pihak. Kami bersyukur angka kecelakaan dan kriminalitas dapat ditekan sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.





















