Headline.co.id, Bantul ~ Keributan antar kelompok remaja terjadi di Jalan Imogiri Barat, Dusun Ngentak Kepek, Timbulharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan rombongan siswa salah satu SMP di Bantul yang baru selesai menggelar buka bersama dan kelompok lain yang tidak dikenal. Peristiwa itu dipicu aksi saling hadang dan provokasi di jalan, hingga berujung keributan dan adanya korban luka. Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung melerai dan menyerahkan sejumlah remaja ke polisi.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa bermula saat sekitar 100 siswa salah satu SMP di Bantul menggelar kegiatan buka bersama di Dorpie Coffee, Jalan Imogiri Barat, Gandok DK Mredo RT 05, Bangunharjo, Sewon, Bantul, sekitar pukul 17.30 WIB.
“Setelah selesai kegiatan buka bersama, sekitar pukul 19.30 WIB para siswa pulang secara berombongan menggunakan kurang lebih 50 unit sepeda motor melalui Jalan Imogiri Barat ke arah selatan,” ujar Rita saat dikonfirmasi headline.co.id.
Saat rombongan melintas di simpang empat Sudimoro, mereka dihadang oleh rombongan lain yang tidak dikenal dengan sekitar 20 sepeda motor, di antaranya jenis Kawasaki KLX, Honda PCX, dan Yamaha NMAX.
Menurut Rita, rombongan tak dikenal tersebut kemudian mengikuti dan mendahului rombongan siswa dengan cara membleyer kendaraan, menyeret standar motor ke aspal, serta mengayunkan benda yang disebut menyerupai gasper.
“Sesampainya di Jalan Imogiri Barat Dusun Ngentak Kepek, Timbulharjo, Sewon, terjadi keributan antara kedua kelompok tersebut,” katanya.
Keributan itu menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berinisiatif melerai dan membubarkan kedua kelompok. Beberapa remaja yang terlibat berhasil diamankan warga dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Sewon.
Dalam kejadian tersebut terdapat dua saksi sekaligus korban. Syahroni (51), warga Karang Tengah, Imogiri, Bantul, mengalami luka memar di kaki kanan serta sepeda motornya mengalami kerusakan berupa cover pecah dan knalpot bengkok hampir lepas. Selain itu, Mochammad Rizqalliansyah Raditya Putranto (22), warga Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta, mengalami luka di pipi kanan akibat ledakan kembang api.
Polisi mencatat delapan remaja yang diamankan, masing-masing berinisial KPL, MRS, ANR, MIA, DM, DNF, AK, dan AA. Mereka berasal dari sejumlah wilayah di Pundong dan sekitarnya, dengan status pelajar SMP dan pelajar kejar paket.
Petugas Polsek Sewon juga mengamankan lima unit sepeda motor sebagai barang bukti, yakni Honda Vario 125, Honda Beat, Yamaha NMAX tanpa nomor polisi, Honda Vario 125 lainnya, serta Suzuki Shogun milik saksi korban Syahroni.
“Langkah yang dilakukan petugas antara lain mendatangi tempat kejadian perkara, mencatat saksi-saksi, mengamankan pihak yang terlibat dan barang bukti, serta melaporkan kejadian kepada pimpinan,” jelas Rita.
Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh Unit Reskrim Polsek Sewon, para remaja tersebut diserahkan kepada orang tua masing-masing.
“Untuk saat ini belum terdapat adanya pengaduan atau laporan polisi terkait kejadian tersebut,” tegasnya.
Sementara satu unit sepeda motor Suzuki Shogun dengan nomor polisi AB-6831-AA diserahkan ke Unit Lalu Lintas Polsek Sewon untuk penanganan lebih lanjut.






















