Headline.co.id, Kasongan ~ Bupati Katingan, Saiful, menyerahkan bantuan senilai sekitar Rp364 juta kepada korban kebakaran di Kelurahan Kasongan Lama. Bantuan ini merupakan hasil dari donasi dan penjualan barang dari berbagai pihak dermawan. Acara penyerahan bantuan dilaksanakan di Aula Kelurahan Kasongan Lama pada Jumat, 20 Februari 2026.
Dana yang terkumpul berasal dari kepedulian berbagai elemen masyarakat, organisasi, dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan aset akibat kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Bupati Saiful menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para dermawan yang telah menunjukkan solidaritas kepada para korban. “Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para dermawan, organisasi, serta perangkat daerah yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah kebakaran. Semoga apa yang telah diberikan tercatat sebagai amal bakti di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.
Bupati Saiful menegaskan bahwa uluran tangan dan kepedulian sangat berarti bagi warga yang tengah dilanda musibah. Solidaritas sosial, menurutnya, menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan. Ia juga mengapresiasi para korban yang tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan, meskipun kehilangan akibat kebakaran bukanlah hal yang ringan.
Lebih lanjut, Saiful mengingatkan agar peristiwa kebakaran ini menjadi pembelajaran bersama. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik akibat penggunaan instalasi yang tidak sesuai ketentuan. “Kita perlu lebih bijaksana dalam menggunakan fasilitas kelistrikan. Instalasi listrik memiliki batas usia dan kapasitas beban. Jika digunakan melebihi kemampuannya, maka bisa menimbulkan percikan api yang berujung pada kebakaran. Hal-hal kecil seperti ini bisa berdampak besar,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga berencana melakukan penataan lokasi terdampak sebelum proses pembangunan kembali dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kejelasan status lahan serta menghindari potensi konflik di kemudian hari. “Kami tidak ingin pembangunan kembali menimbulkan persoalan baru. Karena itu, para pemilik aset diminta mengikuti arahan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait, kecamatan, maupun kelurahan,” jelasnya.
Selain bantuan dari para dermawan, pemerintah daerah juga berencana memberikan dukungan tambahan khususnya bagi pemilik aset, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bantuan tersebut akan menyusul setelah proses administrasi dan penataan selesai dilakukan.
Bupati Saiful turut mengimbau warga yang kehilangan dokumen penting seperti KTP, ijazah, maupun sertifikat agar segera melaporkan kepada pihak kelurahan atau kecamatan untuk didata dan diproses penggantiannya. Ia menekankan pentingnya melengkapi persyaratan administrasi, termasuk surat keterangan kehilangan dari kepolisian apabila diperlukan. “Kami minta lurah dan camat memberi ruang dan waktu seluas-luasnya kepada warga terdampak agar proses pemulihan administrasi berjalan cepat dan tertib,” katanya.
Menutup sambutannya, Bupati berharap musibah tersebut menjadi yang pertama dan terakhir dialami warga. Ia juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan, seraya mendoakan agar masyarakat senantiasa diberi kesabaran, keselamatan, dan rezeki pengganti atas kehilangan yang terjadi. “Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan menggantikan apa yang telah hilang dengan rezeki yang lebih baik,” tutupnya.






















