Headline.co.id, Jakarta ~ Menjelang waktu berbuka puasa, umat Muslim dianjurkan memperbanyak dzikir sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah. Dzikir berbuka puasa ini mencakup bacaan permohonan perlindungan, ampunan, serta dzikir petang yang umum diamalkan. Bacaan tersebut dikutip dari berbagai sumber, salah satunya buku 354 Sunnah Nabi Sehari-hari karya Dr. Raghib As-Sirjani. Dzikir ini diamalkan sebagai upaya memohon keberkahan, pengampunan, serta perlindungan menjelang berbuka puasa.
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa dzikir yang dibaca menjelang berbuka berisi doa-doa yang memuat permohonan perlindungan dari keburukan, permintaan ampun kepada Allah, serta dzikir petang yang menjadi bagian dari amalan harian umat Muslim.
Dzikir Memohon Perlindungan
Salah satu dzikir berbuka puasa yang dapat diamalkan adalah bacaan memohon perlindungan kepada Allah. Bacaan ini berisi pengakuan keesaan Allah, permohonan ampunan, serta doa perlindungan dari murka dan siksa neraka.
Arab:
بسم الله الذى لايضر مع اسمه شئ فى الرض ولا فى السماء وهو السمبع العلبم اشهد ان لا اله الا اللّه استغفر الله اسالك الجنّه واعوذبك من شخطك والنار سبحان الملك القدّوس سبّوح قدّوس ربّنا وربّ الملائكة والروح اللّهُمَّ اِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ العَفْوَ فاعف عنّ
Latin:
Bismillaahil-ladhii laa yadhurru ma’a ismihi shay’un fil-ardhi wa laa fis-samaa’i wa huwas-samii’ul-aliim. Ashhadu an laa ilaaha illallah astaghfirullah, as’alukal-jannata wa a’udhu bika min sakhatika wan-naar. Subhaanal-malikil-qudduus, Subbuuhun qudduusun rabbunaa wa rabbul-malaaikati war-ruuh. Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul-‘afwa fa’fu ‘annaa.
Arti:
“Dengan nama Allah Dzat yang tidak memberi bahaya beserta nama-Nya sesuatu di bumi dan tidak (memberi bahaya) di langit dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Aku bersaksi tiada yang disembah selain Allah. Aku memohon ampun kepada Allah. Aku memohon Surga kepada-Mu dan berlindung dari murka-Mu serta siksa neraka. Maha Suci Raja yang Suci, Tuhan kami dan Tuhan malaikat serta ruh. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf dan Maha Mulia, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkan kami.”
Dzikir Memohon Ampunan
Selain memohon perlindungan, umat Muslim juga dianjurkan membaca dzikir memohon ampunan sebagai bagian dari dzikir berbuka puasa. Bacaan ini menekankan pengakuan keesaan Allah dan doa memohon ampun serta perlindungan dari api neraka.
Arab:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهُ أَسْتَغْفِرُ اللّٰه نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَ نَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ (٣x)
اللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا (٣x)
يَا كَرِيْمُ
Latin:
Asyhadu Alla ilaha illallah, astagfirullah, Nas Alukal Jannah wa Na ‘Uudzubika Minan Naar. Allahumma Innaka ‘Afuwwun Kariim Tuhibbul ‘Afwa Fa’fu Anni Yaa Kariim.
Arti:
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, kami memohon ampun kepada Allah, kami memohon Surga kepada-Mu dan berlindung kepada-Mu dari api neraka. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Maha Mulia, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah kami, wahai Yang Maha Mulia.”
Dzikir Petang sebagai Pelengkap Amalan Berbuka
Dzikir petang juga dapat diamalkan sebagai bagian dari dzikir berbuka puasa. Bacaan ini berisi pujian kepada Allah, pengakuan atas kekuasaan-Nya, serta doa memohon kebaikan dan perlindungan dari keburukan malam.
Arab:
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Latin:
Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba’dahaa, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa. Robbi a’udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzabin fin naari wa ‘adzabin fil qobri.
Arti:
“Kami memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan pujian, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku memohon kebaikan di malam ini dan sesudahnya, serta berlindung dari keburukan malam ini dan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung dari kemalasan dan keburukan di masa tua, serta dari siksa neraka dan siksa kubur.”
Sumber Amalan Dzikir Berbuka Puasa
Bacaan dzikir berbuka puasa tersebut dikutip dari buku 354 Sunnah Nabi Sehari-hari karya Dr. Raghib As-Sirjani. Buku tersebut memuat berbagai amalan sunnah harian yang dapat diamalkan umat Muslim, termasuk dzikir menjelang berbuka puasa.
Dengan mengamalkan dzikir berbuka puasa, umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat spiritualitas, serta memohon perlindungan dan ampunan kepada Allah menjelang waktu berbuka.





















