Headline.co.id, Batang ~ Suara gergaji mesin terdengar di tengah lalu lintas yang padat di Jalur Pantura Desa Clapar, Kecamatan Subah. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan pengguna jalan di jalur utama transportasi Jawa tersebut, mengingat banyak dahan pohon yang menjulur di atas warung warga dan melintasi kabel PLN. Camat Subah, Muhammad Yasin, turun langsung memimpin operasi pemangkasan pohon-pohon besar ini.
“Langkah antisipatif ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Teknis Penebangan Pohon pada Ruas Jalan Nasional di wilayah Kabupaten Batang,” ujar Yasin saat ditemui di Pantura Desa Clapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Selasa (10/2/2026).
Operasi ini dilakukan secara gotong-royong dengan melibatkan personel dan peralatan dari berbagai instansi terkait. Di bawah komando Camat, tim gabungan yang terlibat meliputi BPBD Batang, Kecamatan Subah, Polsek Subah, Koramil Subah, UPTD P2PU Wilayah Subah (DPUPR), Asper Perhutani Subah, Dishub Batang, PLN-ULP Subah dan Gringsing, serta Relawan Destana se-Kecamatan Subah.
“Berdasarkan data resmi, wilayah Clapar merupakan titik awal dari rangkaian besar pembersihan jalur Pantura. Tim menargetkan sebanyak 15 pohon di lajur utara Desa Clapar untuk ditangani pada Selasa ini sekira pukul 08.30-12.00 WIB,” jelasnya.
Hingga siang hari, Yasin mengonfirmasi bahwa penanganan berjalan cukup taktis meskipun medan cukup berisiko. “Saat ini, tim di lapangan sudah berhasil mengatasi dan memangkas delapan pohon yang dinilai paling rawan menjorok ke jalan,” terangnya.
Pekerjaan ini tidak berhenti di Desa Clapar saja. Pemerintah Kecamatan Subah telah memetakan total 142 pohon di lajur utara dan 81 pohon di lajur selatan sepanjang wilayah Subah yang akan dirabas secara bertahap hingga 18 Februari 2026. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)




















