Headline.co.id, Sumenep ~ Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KPRI) Penerangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan langkah-langkah penguatan kesejahteraan anggota. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Diskominfo Kabupaten Sumenep pada Selasa, 3 Februari 2026, dan dihadiri oleh 34 dari 43 anggota terdaftar, menunjukkan partisipasi yang signifikan dalam pengambilan keputusan koperasi.
Mohamad Bahar, perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, memberikan apresiasi atas pelaksanaan RAT yang tepat waktu. Ia menekankan bahwa RAT adalah forum tertinggi dalam koperasi yang mencerminkan prinsip demokrasi ekonomi. “RAT adalah kewajiban tahunan untuk mempertanggungjawabkan kinerja pengurus dan pengawas, sekaligus membahas laporan keuangan, rencana kerja, dan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU),” ujarnya.
Zainal Abidin, perwakilan dari Pusat Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (PKPRI) Daya Karya Sumenep, menyoroti peran strategis koperasi sebagai wadah kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. “Koperasi bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi perkumpulan orang-orang yang bersatu secara sukarela untuk mencapai tujuan ekonomi, sosial, dan budaya dengan asas kekeluargaan dan gotong royong,” katanya.
Indra Wahyudi, Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep sekaligus Pembina Koperasi, menyatakan bahwa KPRI Penerangan Diskominfo telah memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Ia juga mendorong perluasan keanggotaan, termasuk bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Saya merasakan langsung manfaat koperasi ini. Ikatan kekeluargaan di Diskominfo sangat kuat, dan saya berharap PPPK dapat bergabung untuk memperkuat koperasi,” tuturnya.
Dalam laporan pertanggungjawaban, Ketua KPRI Penerangan Diskominfo H. Koesman Hadie mengungkapkan bahwa SHU tahun 2025 mengalami penurunan akibat berkurangnya omzet pinjaman dan adanya tunggakan dari beberapa anggota. Sebagai langkah antisipatif dan diversifikasi usaha, pengurus membuka unit usaha pertokoan sembako yang mulai memberikan kontribusi positif terhadap kinerja koperasi.
Melalui RAT ini, pengurus KPRI Penerangan Diskominfo menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola organisasi, mengembangkan unit usaha produktif, serta meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.




















