Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan akses pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan mendukung pendidikan inklusif dan ramah disabilitas. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Sekolah Luar Biasa (SLB) Harapan Mulia yang diadakan di Lippo Plaza Jambi pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Acara peringatan HUT tersebut berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan pameran karya siswa, termasuk pentas seni, peragaan busana batik, dan lukisan hasil kreativitas siswa SLB Harapan Mulia. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan prestasi mereka.
Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Jambi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, para kepala SLB se-Kota Jambi, serta guru, tenaga kependidikan, dan orang tua siswa. Dengan tema “Mewujudkan Pendidikan yang Setara, Berdaya, dan Berkarya untuk Anak Istimewa”, peringatan HUT ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga refleksi pentingnya pendidikan yang menghargai keberagaman dan potensi setiap anak.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jambi menilai bahwa SLB Harapan Mulia telah menjadi tempat yang aman dan mendukung bagi anak-anak istimewa. Menurutnya, pendidikan di SLB tidak hanya fokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan keberanian berekspresi. “Sekolah ini bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mengajarkan anak-anak untuk percaya pada diri sendiri, mengenali potensi, dan mengekspresikan bakatnya. Pentas seni hari ini adalah panggung keberanian, ekspresi, dan kebanggaan,” ujar Diza.
Diza juga mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga pendidik yang dengan sabar mendampingi proses tumbuh kembang siswa, serta peran penting orang tua dalam mendukung perjalanan anak-anak berkebutuhan khusus. “Mendampingi anak istimewa membutuhkan kekuatan hati, doa yang panjang, dan keteguhan yang luar biasa. Karena itu, Pemkot Jambi berkomitmen terus mendorong pendidikan yang inklusif dan ramah disabilitas, melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan khusus, penyediaan fasilitas publik yang inklusif, serta dukungan pengembangan bakat dan kreativitas anak-anak istimewa,” tuturnya.
Ke depan, Diza menegaskan bahwa Pemkot Jambi tidak hanya akan memperkuat SLB, tetapi juga memperluas sosialisasi pendidikan inklusif ke sekolah-sekolah lainnya. “Kami ingin masyarakat terbiasa dengan pendidikan inklusif. Pendidikan inklusif tidak boleh dibeda-bedakan. Ke depan, kami dorong kolaborasi sekolah, masyarakat, dan program-program pembangunan Kota Jambi agar inklusivitas benar-benar terwujud,” katanya.
Sementara itu, Kepala SLB Harapan Mulia Jambi, Yuli Maryati, menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kota Jambi terhadap pengembangan sekolah dan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Peringatan HUT ke-14 SLB Harapan Mulia ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif bukan hanya wacana, melainkan bagian dari arah kebijakan Pemkot Jambi dalam membangun sumber daya manusia yang adil, setara, dan berdaya, tanpa meninggalkan siapa pun.






















