Headline.co.id, Pekanbaru ~ National Paralympic Committee (NPC) Riau telah resmi membuka pendaftaran untuk calon Ketua NPC Riau yang baru. Pendaftaran ini dilakukan menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) yang akan berlangsung dari 6 hingga 8 Juli 2026 di Pekanbaru. Proses penjaringan calon ketua dimulai pada 22 Juni dan berakhir pada 24 Juni 2026.
Zulkifli Rahman, Ketua Organizing Committee (OC) Musorprovlub NPC Riau, menyatakan bahwa seluruh persiapan kepanitiaan telah rampung. “Pelaksanaan Musorprovlub ini merupakan arahan dari NPC Indonesia Pusat setelah wafatnya Ketua NPC Riau sebelumnya, almarhum Jaya Kusuma,” ujar Zulkifli di Pekanbaru, Senin (22/6/2026). NPCI Pusat telah menunjuk pelaksana tugas selama empat bulan sebelum Musorprovlub dilaksanakan untuk memilih ketua definitif.
Proses Pendaftaran dan Persyaratan
Pendaftaran calon Ketua NPC Riau terbuka bagi semua pihak yang memenuhi syarat sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Salah satu syarat utama adalah pengalaman sebagai pengurus aktif di organisasi olahraga NPC, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Calon juga dapat berasal dari organisasi penyandang disabilitas yang diakui. Pendaftaran dilakukan langsung di Sekretariat Panitia Musorprovlub NPC Riau di Jalan Pinang Merah Nomor 3, Kelurahan Tengkerang Timur, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Harapan dan Tujuan Musorprovlub
Musorprovlub ini diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan program pembinaan olahraga disabilitas dan meningkatkan prestasi atlet paralimpik Riau. “Kami sudah menyampaikan undangan dan pemberitahuan kepada seluruh Ketua NPC kabupaten/kota se-Riau terkait pelaksanaan Musorprovlub ini,” tambah Zulkifli. Kepemimpinan yang terpilih nantinya diharapkan dapat memperkuat daya saing atlet-atlet paralimpik Riau di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan adanya Musorprovlub ini, NPC Riau berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia, serta meningkatkan prestasi para atlet di berbagai ajang kompetisi.




















