Headline.co.id, Di Desa Kekuyang ~ Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, anak-anak mendapatkan dukungan psikososial pascabencana. Kegiatan ini diinisiasi oleh Save the Children Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah keterbatasan. Sebanyak 75 anak berpartisipasi dalam kegiatan Psychosocial Support Activity (PSA) atau trauma healing, di mana mereka bernyanyi, bermain, dan berbagi cerita dengan penuh antusias.
Kegiatan ini dilaporkan kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, pada Sabtu (24/1/2026). Save the Children Indonesia berkomitmen untuk terus menjangkau desa dan sekolah yang terisolir, khususnya di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah, guna mendukung pemulihan pendidikan anak-anak.
Pemerintah Aceh menyambut baik inisiatif ini. Murthalamuddin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam menjaga agar proses belajar mengajar tetap berlangsung meskipun dalam situasi darurat. “Di masa pemulihan, pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga tentang memulihkan rasa aman dan semangat anak-anak,” ujarnya.
Murthalamuddin menekankan pentingnya tanggung jawab sosial bersama dalam pemulihan pendidikan pascabencana. Pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk memastikan hak anak atas pendidikan tetap terpenuhi. Dari Desa Kekuyang, optimisme perlahan tumbuh. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna, anak-anak kembali belajar menatap masa depan, beranjak keluar dari bayang-bayang bencana.






















