Headline.co.id, Redelong ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh mengeluarkan peringatan kepada masyarakat Kabupaten Bener Meriah terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir yang diprediksi terjadi dalam tiga hari ke depan, mulai Selasa (23/6/2026). Peringatan ini dikeluarkan untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap perubahan cuaca yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari.
Menurut prakiraan cuaca BMKG, wilayah dataran tinggi Bener Meriah berpotensi mengalami cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas ringan sampai lebat, disertai petir. Kondisi ini diperkirakan terjadi terutama pada siang hingga malam hari. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar rumah atau pengguna jalan.
BMKG menekankan bahwa hujan yang terjadi dapat meningkatkan risiko jalan licin, mengurangi jarak pandang akibat kabut, serta memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan air, tanah longsor, dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat, terutama di daerah rawan bencana. “Kami mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara dan menghindari berteduh di bawah pohon ketika hujan disertai angin dan petir,” ujar perwakilan BMKG.
Langkah Antisipasi dan Imbauan BMKG
Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air atau parit guna mencegah penyumbatan yang dapat menyebabkan genangan saat hujan deras. BMKG juga mengingatkan agar warga segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dari BMKG sebagai langkah antisipasi menghadapi kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, diharapkan dampak dari cuaca ekstrem ini dapat diminimalisir.




















