Headline.co.id, Kediri ~ Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota mengadakan pelatihan baris-berbaris bagi siswa SD Laboratorium UNP Kota Kediri. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Aula SD Laboratorium UNP, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dari pukul 08.30 hingga 10.30 WIB.
Pelatihan ini bertujuan mempersiapkan siswa untuk upacara pengibaran Bendera Merah Putih. Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota, bersama anggota, memberikan pelatihan dasar baris-berbaris kepada para siswa. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SD Laboratorium UNP Kota Kediri, guru pendamping, serta siswa-siswi peserta latihan.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Yudho Prastyawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa nasionalisme sejak dini. “Latihan baris-berbaris bukan hanya untuk persiapan upacara, tetapi juga melatih kedisiplinan, kekompakan, dan membangun karakter positif bagi para pelajar,” ujar AKP Yudho.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain pelatihan baris-berbaris, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota juga melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) di Toko Galuh Accessories, Jalan Patiunus Nomor 3, Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 11.00 hingga 14.00 WIB dan melibatkan Tim Asistensi Andalalin Ditlantas Polda Jawa Timur, Dinas Perhubungan Kota Kediri, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dinas PUPR Kota Kediri, serta pihak pengelola Toko Galuh Accessories.
Evaluasi tersebut mencakup pengecekan penerapan pengelolaan lalu lintas di sekitar lokasi usaha. Hasil monitoring menunjukkan bahwa kondisi parkir telah tertata rapi, tidak menggunakan bahu jalan, dan dilengkapi dengan rambu petunjuk serta kamera pengawas (CCTV). Pengelola juga telah bekerja sama dengan pemilik lahan parkir warga sekitar untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas parkir.
Tim evaluasi memberikan arahan kepada petugas parkir untuk terus mengatur kendaraan, terutama saat keluar masuk area usaha, guna mencegah kepadatan dan gangguan arus lalu lintas. AKP Yudho Prastyawan menekankan pentingnya kegiatan monitoring Andalalin sebagai upaya menciptakan sistem lalu lintas yang aman dan tertib, terutama di lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. “Kami bersama instansi terkait terus melakukan evaluasi agar pengelolaan lalu lintas di setiap titik kegiatan masyarakat dapat berjalan baik dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota, baik dalam pembinaan pelajar maupun monitoring Andalalin, berlangsung dengan aman dan lancar.



















