Headline.co.id, Jakarta ~ Inspektur Jenderal Kementerian Agama Khairunas mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mampu mengendalikan diri dan menjauhi berbagai perilaku yang dapat mengganggu integritas, termasuk judi online. Pesan itu disampaikan saat ia memimpin Apel Pagi di lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Senin (28/9/2026). Menurut Khairunas, pengendalian diri penting dilakukan ASN untuk mencegah penyimpangan dan menjaga tanggung jawab kedinasan, terutama bagi aparat pengawasan.
Khairunas mengatakan, judi online menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian karena menawarkan keinginan memperoleh keuntungan secara instan. Dorongan tersebut, menurut dia, dapat membuat seseorang kehilangan kendali dan mengambil keputusan yang tidak sesuai dengan nilai serta tanggung jawab sebagai ASN.
“Jangan sampai kita ikut-ikutan kepada orang yang melakukan sesuatu yang tidak benar. Pengendalian diri dan kemampuan memilih lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kita tetap berada di jalan yang benar,” ujar Khairunas.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pengendalian Diri ASN untuk Menjaga Integritas
Khairunas menjelaskan, pengendalian diri tidak hanya berkaitan dengan judi online atau penyimpangan keuangan. Ketidakmampuan mengendalikan keinginan dapat membuka ruang bagi munculnya berbagai bentuk penyimpangan lainnya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan keimanan dan ketakwaan sebagai bagian dari upaya menjaga diri. Menurut Khairunas, ASN perlu terus mengingat tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas dan menentukan sikap.
“Bagaimana kita mengendalikan hawa nafsu untuk tetap berada di jalan yang benar dan sesuai dengan hal-hal yang diridai Allah SWT. Ini perlu menjadi pengingat kita bersama,” katanya.
Peringatan tersebut disampaikan kepada jajaran Inspektorat Jenderal Kementerian Agama dalam konteks penguatan integritas. Khairunas mengajak ASN tidak mudah terpengaruh oleh perilaku yang tidak benar dan mampu memilih lingkungan yang mendukung pelaksanaan tugas secara bertanggung jawab.
ASN Diminta Tidak Lalai Memanfaatkan Waktu
Selain menyampaikan pentingnya pengendalian diri, Khairunas mengingatkan jajaran agar menghindari sikap lalai, khususnya dalam memanfaatkan waktu. Ia menegaskan bahwa waktu kerja ASN perlu digunakan untuk menjalankan tugas dan memberikan manfaat bagi organisasi.
Khairunas meminta jajaran tidak membiarkan waktu produktif tersita oleh aktivitas yang tidak berkaitan dengan tanggung jawab kedinasan. Penggunaan waktu secara baik, menurut dia, menjadi bagian dari sikap profesional sekaligus upaya menjaga kepercayaan dalam pelaksanaan pekerjaan.
Pesan itu juga berkaitan dengan upaya menjadikan integritas sebagai bagian dari keseharian ASN. Integritas tidak hanya ditunjukkan melalui kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga melalui kemampuan menjaga diri, mengendalikan keinginan, serta menggunakan waktu dan kewenangan secara bertanggung jawab.
Aparat Pengawasan Perlu Memiliki Kemampuan Analitis
Dalam pelaksanaan tugas pengawasan, Khairunas turut menekankan pentingnya kemampuan analitis. Aparat pengawasan perlu mampu membaca persoalan yang berkembang di lapangan, kemudian menganalisisnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga mengingatkan bahwa aparat pengawasan dapat menghadapi kondisi yang belum secara spesifik diatur dalam regulasi. Karena itu, kemampuan memahami persoalan dan menghubungkannya dengan ketentuan yang berlaku menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas pengawasan.
Penekanan terhadap kemampuan analitis tersebut melengkapi pesan Khairunas mengenai integritas ASN. Menurutnya, aparat pengawasan tidak hanya dituntut mampu mencegah berbagai bentuk penyimpangan, tetapi juga harus dapat menjalankan tugas secara cermat dan bertanggung jawab.
Kenaikan Pangkat Harus Diikuti Peningkatan Kinerja
Pada kesempatan yang sama, Khairunas menyampaikan selamat kepada ASN yang menerima Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat. Ia menyebut kenaikan pangkat sebagai capaian atas kinerja sekaligus kesempatan bagi ASN untuk terus mengembangkan karier.
Namun, Khairunas mengingatkan agar kesempatan tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja dan pengabdian. Kenaikan pangkat tidak berhenti sebagai pencapaian administratif, tetapi perlu diikuti tanggung jawab yang lebih baik dalam menjalankan tugas.
Menutup amanatnya, Khairunas mengajak jajaran Itjen Kemenag menjadikan integritas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Hal itu dapat dimulai dari kemampuan menjaga diri, memanfaatkan waktu dengan baik, dan melaksanakan tugas secara bertanggung jawab.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap ASN memiliki ruang untuk memberikan kontribusi bagi organisasi, masyarakat, dan negara melalui peran yang dijalankannya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















