Headline.co.id, Lumajang ~ Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu TP PKK di Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Pencegahan stunting di Lumajang didorong melalui pemenuhan gizi ibu dan anak, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta pemantauan pertumbuhan balita secara rutin di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Dewi menyampaikan arahan tersebut untuk mendorong keluarga berperan aktif menjaga kesehatan ibu, anak, dan lansia. Menurutnya, upaya pencegahan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memastikan kebutuhan gizi terpenuhi sejak kehamilan hingga masa pertumbuhan anak.
Pencegahan Stunting di Lumajang Dimulai dari Kehamilan
Dewi mengingatkan ibu hamil agar menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan. Ia menyampaikan bahwa kesehatan ibu selama masa kehamilan berkaitan dengan kondisi ibu dan bayi hingga proses persalinan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Jenengan sekarang sedang mengandung generasi hebat Lumajang. Semoga sampai lahiran ibu dan bayinya sehat,” pesannya.
Selain pemeriksaan kesehatan, Dewi menekankan perlunya pemenuhan gizi bagi ibu hamil. Ia mengajak keluarga memberikan perhatian terhadap kebutuhan makanan bergizi agar kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga.
Menurut Dewi, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu, tetapi juga memerlukan dukungan keluarga. Perhatian terhadap kesehatan ibu selama kehamilan menjadi bagian penting dari langkah awal menjaga tumbuh kembang anak.
Pemantauan Balita Perlu Diikuti Asupan Bergizi
Dewi juga meminta orang tua yang memiliki balita rutin membawa anak ke Posyandu. Kegiatan tersebut diperlukan untuk memantau berat badan dan pertumbuhan anak secara berkala.
Ia mengingatkan agar berat badan balita terus mengalami peningkatan dan tidak menurun. Pemantauan pertumbuhan, kata dia, perlu diikuti dengan pemberian makanan bergizi supaya anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Untuk ibu-ibu yang punya balita, jaga timbangannya terus naik, ya. Jangan sampai turun. Beri makan yang bergizi agar anak tumbuh cerdas dan pintar. Jangan sampai stunting,” ujarnya.
Dewi juga mengajak keluarga membiasakan pola makan sehat. Kualitas bahan makanan perlu diperhatikan, sementara penggunaan penyedap rasa secara berlebihan sebaiknya dihindari.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari penguatan peran keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Orang tua diharapkan tidak hanya memantau berat badan balita, tetapi juga memperhatikan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Peran Kader PKK dan Posyandu Diperkuat
Dalam kegiatan Monev Terpadu, Dewi menilai kader PKK dan Posyandu memiliki peran dalam memberikan edukasi serta pendampingan kesehatan kepada masyarakat. Kader diharapkan membantu meningkatkan pemahaman warga mengenai pemenuhan gizi, pola hidup sehat, dan pemantauan tumbuh kembang anak.
Menurutnya, peran kader tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan organisasi. Kader juga diharapkan aktif mendampingi keluarga dan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan Posyandu.
Pendampingan tersebut mencakup perhatian terhadap ibu hamil, balita, serta kelompok lanjut usia. Dengan keterlibatan kader, keluarga diharapkan memperoleh informasi dan dukungan dalam menjaga kesehatan anggota keluarganya.
Lansia Diajak Tetap Aktif ke Posyandu
Selain membahas kesehatan ibu dan anak, Dewi mengajak para lansia tetap aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Kehadiran lansia dalam kegiatan tersebut dinilai penting agar kondisi kesehatan mereka dapat dipantau secara berkala.
“Untuk para lansia, panjenengan sehat? Mbah yang paling sepuh, umur 70 atau 80 tahun, alhamdulillah masih semangat datang ke Posyandu. Sehat selalu nggih,” tuturnya.
Melalui Monev Terpadu TP PKK, Dewi berharap peran kader dalam mendampingi keluarga semakin kuat. Ia juga berharap kegiatan tersebut mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu, anak, dan lansia.
“Hari ini dalam kunjungan Monev, semoga banyak manfaat yang kita dapat,” pungkasnya.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ard/An-m)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





![[Siaran Pers] Wamen Nezar Patria: Saatnya Startup Aceh Menciptakan AI Berbasis Bahasa Lokal](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-wamen-nezar-patria-saatnya-startup-aceh-menciptakan-ai-berbasis-bahasa-lokal.jpg)











