Headline.co.id, Bogor ~ PSS Sleman kalah 1-3 dari Garudayaksa FC pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11/2026) malam WIB. Kekalahan tersebut terjadi setelah PSS Sleman kesulitan mengembangkan permainan dan mendapat tekanan tuan rumah sejak awal pertandingan. Garudayaksa FC mencetak tiga gol melalui Rubio Rodriguez, Jayro Hestefano Jean, dan gol bunuh diri Cleberson. Sementara itu, satu-satunya gol PSS Sleman dicetak Gustavo Tocantins pada babak kedua.
Hasil ini membuat upaya PSS Sleman untuk bangkit dari papan bawah klasemen kembali tertunda. Sebelumnya, kedua tim sama-sama mengincar kebangkitan setelah menelan kekalahan pada pekan sebelumnya.
Garudayaksa FC Unggul Dua Gol di Babak Pertama
PSS Sleman menghadapi kesulitan sejak pertandingan dimulai. Tekanan yang diberikan Garudayaksa FC membuat tim tamu tidak leluasa mengembangkan permainan di Stadion Pakansari.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kurangnya soliditas antarpemain PSS Sleman juga membuka celah di lini pertahanan. Garudayaksa FC memanfaatkan kondisi tersebut untuk mencetak gol pertama pada menit ke-12 melalui Rubio Rodriguez.
Enam menit berselang, Garudayaksa FC menggandakan keunggulan. Jayro Hestefano Jean melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengubah skor menjadi 2-0.
Situasi PSS Sleman semakin sulit setelah Kevin Gomes menerima kartu merah. Dalam sebuah serangan balik Garudayaksa FC, Kevin melanggar Sihran di dekat kotak penalti. Karena berstatus sebagai pemain terakhir, Kevin langsung diusir wasit dan harus meninggalkan lapangan lebih awal.
Perubahan PSS Sleman Beri Dampak di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, PSS Sleman melakukan perubahan untuk memperkuat lini serang. Riko Simanjuntak masuk menggantikan Melvyn Lorenzen.
PSS Sleman kemudian kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Gustavo Tocantins untuk menggantikan Frédéric Injaï pada menit ke-61. Perubahan itu segera memberi dampak terhadap permainan tim tamu.
Pada menit yang sama, Gustavo Tocantins mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan PSS Sleman. Ia memanfaatkan umpan Matheus Fornazari setelah PSS membangun serangan dari lini belakang.
Gol tersebut membuat PSS Sleman memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Garudayaksa FC tetap mampu menghadirkan ancaman ke pertahanan tim tamu.
Gol Bunuh Diri Pastikan Kemenangan Tuan Rumah
Kiper PSS Sleman, Pedro Caracoci, harus bekerja keras menjaga gawangnya dari sejumlah serangan Garudayaksa FC. Upaya tuan rumah untuk kembali mencetak gol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76.
Petaka bagi PSS Sleman terjadi ketika Cleberson berusaha membuang bola. Bola justru berujung masuk ke gawang sendiri sehingga Garudayaksa FC kembali menjauh dengan skor 3-1.
PSS Sleman tidak mampu mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir. Garudayaksa FC pun memastikan kemenangan di hadapan pendukungnya.
Kekalahan ini membuat langkah PSS Sleman untuk bangkit dari papan bawah klasemen belum terwujud. Setelah pertandingan, Riko Simanjuntak kembali meminta maaf kepada PSS Fans dan menyampaikan bahwa seluruh personel tim mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















