Headline.co.id ~ Headline.co.id, Purwokerto (Kemenag) — Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mendampingi persiapan Provisional Hand Over (PHO) pembangunan Gedung Laboratorium Fakultas Dakwah dan Gedung Parkir Kampus II UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu), Purwokerto. Kegiatan persiapan PHO gedung UIN Saizu tersebut berlangsung pada 27–31 Oktober 2026 dengan melibatkan Inspektorat V. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kesiapan bangunan sebelum serah terima sementara, terutama dari sisi kualitas konstruksi, kesesuaian spesifikasi teknis, dan keselamatan bangunan. Pengawasan itu juga diarahkan untuk memastikan setiap catatan teknis ditindaklanjuti sebelum proses serah terima.
Persiapan PHO Gedung UIN Saizu Fokus pada Mutu Konstruksi
Inspektur V Itjen Kemenag, Muhamad Iqbal, mengatakan persiapan PHO merupakan tahapan penting dalam memastikan hasil pembangunan memenuhi persyaratan teknis dan standar mutu. Menurut dia, kualitas bangunan perlu dipastikan sejak awal agar fasilitas yang dibangun aman dan dapat digunakan sesuai peruntukannya.
“Persiapan PHO harus memastikan seluruh pekerjaan konstruksi memenuhi spesifikasi teknis, standar mutu, dan ketentuan keselamatan. Kita ingin bangunan yang diserahterimakan benar-benar memenuhi persyaratan dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” tegas Muhamad Iqbal, Selasa (27/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pendampingan tersebut dilakukan sebelum serah terima sementara pembangunan dua fasilitas di Kampus II UIN Saizu. Pemeriksaan tidak hanya menilai kondisi fisik bangunan, tetapi juga mencermati kesesuaian pekerjaan dengan desain serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Pengendali Teknis, Feriantin Erlina Indrawati, menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup sejumlah komponen utama konstruksi. Tim memeriksa kualitas material baja H-Beam, sambungan struktur, baut, dan pengelasan.
Selain itu, pemeriksaan meliputi kesesuaian konstruksi dengan desain dan spesifikasi teknis. Tim juga menelaah perhitungan struktur, kapasitas beban, keselamatan kerja, serta pengendalian jadwal pembangunan.
Catatan Pemeriksaan Wajib Ditindaklanjuti
Muhamad Iqbal menegaskan, pengawasan dalam persiapan PHO gedung UIN Saizu tidak berhenti pada pencatatan kekurangan. Setiap temuan atau catatan pemeriksaan harus memiliki tindak lanjut yang jelas sebelum proses serah terima dilakukan.
“Pengawasan tidak berhenti pada identifikasi kekurangan. Setiap catatan pemeriksaan harus ditindaklanjuti dengan perbaikan sebelum serah terima, sehingga kualitas konstruksi dan keamanan aset negara benar-benar terjaga,” ujarnya.
Tindak lanjut tersebut menjadi bagian penting dari pendampingan karena proses pengawasan diharapkan tidak sekadar mengidentifikasi persoalan teknis. Perbaikan juga diperlukan untuk mendorong pemenuhan kualitas pekerjaan konstruksi serta mengurangi risiko terhadap bangunan dan aset negara.
Pendampingan Inspektorat V merupakan bagian dari pengawasan preventif Itjen Kemenag. Melalui proses ini, catatan teknis diharapkan dapat diselesaikan sebelum PHO, sehingga kualitas pembangunan dan manfaat fasilitas dapat tetap terjaga.
UIN Saizu Sambut Pendampingan Itjen Kemenag
Rektor UIN Saizu, Ridwan, menyambut baik pendampingan yang dilakukan Inspektorat V dalam persiapan serah terima pembangunan gedung. Ia menyebut masukan dan rekomendasi dari tim pendamping sebagai bagian penting untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan sesuai spesifikasi dan ketentuan.
“Kami menyambut baik pendampingan yang dilakukan Itjen Kemenag dalam persiapan PHO pembangunan gedung ini. Masukan dan rekomendasi yang diberikan menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas hasil pekerjaan sesuai spesifikasi dan ketentuan. Harapannya, fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan layanan pendidikan dan kegiatan akademik di UIN Saizu,” ujar Ridwan.
Gedung Laboratorium Fakultas Dakwah dan Gedung Parkir Kampus II tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Bagi UIN Saizu, keberadaan fasilitas itu ditujukan untuk mendukung layanan pendidikan dan kegiatan akademik.
Tim pendampingan terdiri atas Feriantin Erlina Indrawati sebagai Pengendali Teknis dan Iksan sebagai Ketua Tim. Anggota tim lainnya adalah Muh. Fahrudin Zuhri, Agung Priatmojo Utomo, Muhamad Baihaki, dan Ahyad Wikarya.
Dengan pendampingan tersebut, Itjen Kemenag memastikan aspek mutu konstruksi, keselamatan, kesesuaian spesifikasi, serta keamanan aset negara menjadi perhatian dalam tahapan sebelum serah terima sementara pembangunan gedung UIN Saizu.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.






![[Siaran Pers] Kepmen 127 dan 128 Perjelas Batas Penindakan Konten, Komdigi Tekankan Akuntabilitas dan Kebebasan Berekspresi](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-kepmen-127-dan-128-perjelas-batas-penindakan-konten-komdigi-tekankan-akuntabilitas-dan-kebebasan-b.jpeg)









