Headline.co.id, Jakarta ~ iCAR Indonesia menghadirkan SUV listrik iCAR V27 dengan teknologi Golden Range-Extended Electric Vehicle (REEV) yang menawarkan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.200 kilometer. Kendaraan yang diperkenalkan dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, pada 30 Juli–9 Agustus 2026 ini memadukan desain SUV klasik dengan teknologi elektrifikasi untuk kebutuhan mobilitas modern. Melalui sistem REEV, iCAR V27 mampu menempuh sekitar 200 kilometer menggunakan tenaga listrik murni berdasarkan standar pengujian CLTC. Kehadirannya ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan listrik berkarakter klasik, tetapi tetap memiliki fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh.
Sebagai model kedua iCAR di Indonesia setelah iCAR V23, kendaraan ini menjadi bagian dari pengembangan portofolio New Energy Vehicle (NEV) di bawah naungan Chery Group. iCAR V27 mengusung filosofi “Classic Never Fades” yang menggabungkan desain SUV bergaya klasik dengan teknologi kendaraan energi baru.
Salah satu daya tarik utamanya terletak pada kemampuan menjelajah jarak jauh tanpa meninggalkan pengalaman berkendara khas kendaraan listrik. Teknologi Golden REEV dirancang untuk memberikan fleksibilitas penggunaan, baik untuk aktivitas sehari-hari di kawasan perkotaan maupun perjalanan antarkota.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, menjelaskan bahwa teknologi Golden REEV memungkinkan kendaraan mempertahankan karakter berkendara elektrik sekaligus menyediakan sumber energi tambahan ketika diperlukan.
“Pada iCAR V27, roda selalu digerakkan oleh motor listrik sehingga pengalaman berkendaranya tetap terasa halus, responsif, dan senyap layaknya kendaraan listrik murni. Sementara itu, mesin range extender bekerja menghasilkan energi ketika dibutuhkan, sehingga pengguna dapat melakukan perjalanan lebih jauh tanpa harus terus-menerus mengkhawatirkan sisa daya baterai,” ujar Tommy.
Teknologi Golden REEV, Kunci Jarak Tempuh iCAR V27 Lebih dari 1.200 Km
Teknologi Golden REEV menjadi salah satu keunggulan utama iCAR V27 dalam menjawab kekhawatiran pengguna kendaraan listrik terhadap keterbatasan jarak tempuh atau range anxiety.
Berbeda dengan sistem hybrid konvensional, iCAR V27 menggunakan mesin 1.5L Turbo Range Extender yang tidak menggerakkan roda secara langsung. Mesin tersebut berfungsi menghasilkan energi listrik untuk mendukung pengisian baterai yang selanjutnya memasok tenaga kepada motor listrik.
Dengan sistem tersebut, roda kendaraan tetap digerakkan oleh motor listrik sehingga karakter akselerasi yang responsif, pengoperasian yang halus, serta tingkat kesenyapan khas kendaraan listrik tetap dipertahankan.
Berdasarkan informasi iCAR Indonesia, teknologi Golden REEV memungkinkan iCAR V27 mencapai jarak tempuh gabungan lebih dari 1.200 kilometer menurut standar pengujian CLTC. Kemampuan tersebut didukung tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter serta mesin range extender dengan efisiensi termal mencapai 45,79 persen.
Sementara itu, dalam mode listrik murni, iCAR V27 menawarkan jarak tempuh sekitar 200 kilometer berdasarkan standar pengujian yang sama.
Kemampuan tersebut memberikan pilihan penggunaan bagi pengendara yang membutuhkan mobil untuk perjalanan sehari-hari, seperti bekerja, mengantar keluarga, maupun melakukan aktivitas di dalam kota.
Ketika perjalanan membutuhkan jangkauan lebih panjang, mesin range extender dapat menghasilkan energi tambahan untuk mendukung pengoperasian motor listrik.
Dengan demikian, Mobil listrik REEV seperti iCAR V27 menawarkan pendekatan elektrifikasi yang menggabungkan penggerak motor listrik dengan fleksibilitas sumber energi tambahan untuk perjalanan jarak jauh.
Angka jarak tempuh tersebut merupakan hasil berdasarkan standar CLTC yang disampaikan produsen. Jarak tempuh dalam penggunaan sebenarnya dapat bervariasi mengikuti kondisi jalan, gaya berkendara, dan penggunaan kendaraan.
Mendukung Pengisian Cepat untuk Mobilitas Sehari-hari
Selain kemampuan menjelajah jarak jauh, iCAR V27 dilengkapi teknologi DC Fast Charging untuk mendukung kebutuhan pengisian daya baterai.
Fitur tersebut memungkinkan pengisian baterai dari kapasitas 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Kombinasi jarak tempuh listrik murni sekitar 200 kilometer, kemampuan pengisian cepat, serta dukungan mesin range extender memberikan fleksibilitas bagi pengguna dalam merencanakan perjalanan.
Bagi pengendara yang memiliki aktivitas rutin di perkotaan, mode listrik murni dapat dimanfaatkan untuk menunjang perjalanan harian. Sementara itu, kemampuan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.200 kilometer menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen yang kerap melakukan perjalanan antarkota atau bepergian bersama keluarga.
Desain SUV Klasik dengan Tampilan Boxy yang Ikonik
Selain mengandalkan teknologi REEV, iCAR V27 menawarkan karakter desain yang berbeda melalui tampilan SUV boxy dengan sentuhan klasik.
Mengusung filosofi “Classic Never Fades”, iCAR mempertahankan bentuk bodi yang tegas dan proporsi khas kendaraan SUV klasik, kemudian memadukannya dengan sejumlah elemen desain modern.
iCAR V27 memiliki dimensi panjang 5.045 mm, lebar 1.976 mm, tinggi 1.894 mm, serta wheelbase 2.900 mm. Dimensi tersebut memperkuat tampilannya sebagai SUV berukuran besar dengan karakter desain yang menonjol.
Sejumlah elemen yang mendukung tampilannya meliputi velg dual-tone berukuran 21 inci, lampu dengan desain bergaya heritage, roof rail struktural, serta ban cadangan berukuran penuh yang ditempatkan di bagian belakang kendaraan.
Perpaduan tersebut menjadikan iCAR V27 sebagai salah satu pilihan bagi konsumen yang menyukai tampilan kendaraan bergaya klasik, tetapi tetap menginginkan teknologi elektrifikasi untuk menunjang kebutuhan mobilitas.
Country Director iCAR Indonesia, Marshall Ma, mengatakan bahwa pengembangan kendaraan elektrifikasi tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan konsumen.
“Di iCAR, kami percaya bahwa masa depan mobilitas tidak hanya tentang elektrifikasi, tetapi juga menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Setelah memperkenalkan iCAR V23 sebagai Battery Electric Vehicle (BEV), hari ini kami melangkah lebih jauh dengan menghadirkan iCAR V27 yang dibekali teknologi Golden REEV,” ujar Marshall.
Performa Motor Listrik Didukung Teknologi Three-Motor AWD
Dari sisi performa, iCAR V27 mengandalkan sistem Three-Motor True Electric AWD yang terdiri atas motor generator P1, motor listrik depan P3, serta motor listrik belakang P4.
Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan hingga 335 kW atau setara 455 PS, dengan torsi maksimum mencapai 505 Nm.
Berdasarkan spesifikasi yang disampaikan iCAR, kendaraan ini mampu berakselerasi dari kecepatan 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 5,9 detik.
Teknologi penggerak empat roda tersebut dirancang untuk menjaga distribusi tenaga dan traksi kendaraan dalam berbagai kondisi permukaan jalan, termasuk ketika kapasitas baterai mulai berkurang.
iCAR V27 juga dibekali sembilan mode berkendara, yakni ECO, Comfort, Sport, Individual, Slippery, Mud, Loose, Uneven, dan All Terrain.
Pilihan mode tersebut memungkinkan sistem kendaraan menyesuaikan karakter pengoperasian dengan kebutuhan pengemudi dan kondisi medan yang dilalui.
“Melalui kombinasi Golden REEV, Three-Motor True Electric AWD, dan berbagai mode berkendara, kami ingin menghadirkan SUV yang mampu beradaptasi dengan beragam kebutuhan pengguna Indonesia. Baik digunakan sebagai kendaraan harian maupun untuk menjelajahi rute yang lebih menantang, iCAR V27 dirancang agar tetap memberikan performa yang responsif, traksi yang optimal, dan pengalaman berkendara khas kendaraan listrik di berbagai kondisi,” tambah Tommy.
Suspensi dan Kabin Dirancang untuk Kenyamanan Perjalanan Jauh
Kemampuan jarak tempuh iCAR V27 turut didukung pengembangan kenyamanan berkendara melalui sistem suspensi, chassis, serta optimalisasi tingkat kebisingan di dalam kabin.
Kendaraan ini menggunakan Hollow Cast Aluminum H-Arm Suspension, yakni teknologi suspensi berbahan aluminium berongga yang dirancang untuk mengurangi bobot komponen sekaligus mempertahankan kekuatan struktur.
Penggunaan material tersebut ditujukan untuk membantu roda merespons perubahan permukaan jalan dan meredam guncangan, termasuk ketika kendaraan melewati jalan bergelombang atau permukaan yang tidak rata.
iCAR V27 juga menerapkan pengembangan chassis dengan distribusi bobot 50:50 guna mendukung keseimbangan antara kenyamanan, stabilitas, dan pengendalian kendaraan.
Sementara itu, dari sisi kesenyapan, iCAR mengoptimalkan Noise, Vibration, and Harshness (NVH) dengan tingkat kebisingan kabin kurang dari 61 desibel dalam kondisi berkendara listrik murni.
Kenyamanan tersebut didukung teknologi Active Noise Cancellation (ENC), laminated safety glass dengan lapisan insulasi panas, serta struktur bodi yang dirancang untuk meminimalkan suara dan getaran.
Menurut Tommy, seluruh pengembangan tersebut mempertimbangkan keberagaman karakter jalan serta pola mobilitas masyarakat Indonesia.
“Melalui iCAR V27, kami ingin menghadirkan SUV yang tidak hanya memiliki performa khas kendaraan listrik dan daya jelajah yang panjang, tetapi juga dirancang agar nyaman digunakan di berbagai karakter jalan di Indonesia. Inilah wujud komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman berkendara premium yang dapat dinikmati setiap hari maupun saat melakukan perjalanan jarak jauh,” ujarnya.
Dilengkapi Wade Mode untuk Melintasi Genangan Air
Untuk mendukung perjalanan di berbagai kondisi jalan, iCAR V27 turut dilengkapi teknologi Wade Mode yang memungkinkan kendaraan melintasi genangan air hingga kedalaman 600 milimeter.
Ketika fitur tersebut diaktifkan, sistem kendaraan akan menyesuaikan distribusi torsi melalui Full-time AWD secara dinamis untuk membantu menjaga traksi dan mengurangi risiko roda mengalami slip.
Penyaluran tenaga juga diatur lebih linear, sedangkan sistem Electronic Stability Program (ESP) disesuaikan untuk membantu mempertahankan stabilitas kendaraan.
Fitur Wade Mode didukung teknologi 540° Transparent Chassis yang menampilkan kondisi permukaan di bawah kendaraan secara real-time.
Selain itu, tersedia Automatic Braking Drying yang berfungsi membantu mengeringkan cakram rem setelah kendaraan melewati genangan air sehingga performa pengereman dapat kembali optimal.
iCAR V27 Perluas Pilihan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
Kehadiran iCAR V27 menjadi bagian dari langkah iCAR Indonesia dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen.
Setelah menghadirkan iCAR V23 dengan teknologi Battery Electric Vehicle (BEV), perusahaan memperkenalkan iCAR V27 yang menggunakan teknologi Golden REEV.
Melalui pendekatan tersebut, iCAR menawarkan kendaraan dengan penggerak motor listrik yang tetap memiliki dukungan mesin penghasil energi untuk menunjang perjalanan lebih jauh.
Pada GIIAS 2026 yang berlangsung 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Hall 8 ICE BSD City, iCAR Indonesia juga membuka kesempatan bagi konsumen untuk melihat langsung iCAR V27, mendapatkan informasi mengenai teknologi Golden REEV, serta melakukan pre-booking selama pameran.
Marshall menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar prioritas perusahaan dalam pengembangan kendaraan energi baru.
“Indonesia merupakan salah satu pasar prioritas bagi iCAR secara global. Kami melihat potensi yang sangat besar untuk pertumbuhan kendaraan energi baru di sini. Oleh karena itu, kami akan terus menghadirkan produk-produk inovatif yang tidak hanya menawarkan teknologi terkini, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan, lebih fleksibel, dan lebih percaya diri bagi konsumen Indonesia,” tutup Marshall.
Dengan desain SUV klasik yang dipadukan teknologi Golden REEV, iCAR V27 menawarkan karakter kendaraan yang mengutamakan tampilan ikonik, pengalaman berkendara elektrik, serta kemampuan perjalanan jarak jauh.
Perpaduan jarak tempuh listrik murni sekitar 200 kilometer dan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.200 kilometer berdasarkan standar CLTC menjadi salah satu nilai utama yang ditawarkan bagi konsumen yang mencari SUV bergaya klasik untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan antarkota.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















