Headline.co.id ~ PSS Sleman U18 meraih kemenangan 4-0 atas PSM Makassar U18 pada pertandingan hari kedua Grup C Elite Pro Academy (EPA) One 2026/2027 di Stadion Tridadi, Sleman, Minggu (18/10/2026) siang. Hasil tersebut menjadi kemenangan kedua PSS U18 atas PSM U18 dalam dua pertandingan yang berlangsung di lokasi yang sama. Sehari sebelumnya, Sabtu (17/10/2026), PSS U18 juga mengalahkan PSM U18 dengan skor 2-0. Dua kemenangan itu diraih melalui permainan yang lebih fleksibel dan motivasi tinggi para pemain PSS U18 untuk mengamankan hasil maksimal.
PSS U18 Kembali Taklukkan PSM U18
PSS Sleman U18 tampil dominan pada pertandingan kedua melawan PSM Makassar U18. Bermain di hadapan pendukungnya di Stadion Tridadi, skuad muda Super Elang Jawa mencetak empat gol tanpa balas.
Pertandingan yang dipimpin wasit Muhammad Azis Purwa Agung tersebut berlangsung kompetitif pada awal laga. PSS U18 kemudian membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui Ahmad Gibraltar Hidayat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Gol itu membawa PSS U18 unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir. Keunggulan tersebut menjadi modal bagi tuan rumah untuk melanjutkan tekanan setelah turun minum.
Pada babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menyegarkan permainan. Perubahan tersebut membuat PSS U18 mampu menambah tiga gol dan memperlebar jarak dari PSM U18.
Bevan Nelka Putra Prasetya mencetak gol kedua PSS U18 pada menit ke-50. Tuan rumah kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui Bramantyo Wahyu Dinata pada menit ke-82.
Empat menit berselang, Muhammad Iqbal Alfarobi melengkapi kemenangan PSS U18. Gol pada menit ke-86 itu memastikan tuan rumah menang 4-0 atas PSM U18.
Dua Kemenangan dalam Dua Pertemuan
Kemenangan 4-0 tersebut menyempurnakan hasil PSS U18 dalam dua pertandingan melawan PSM U18 pada pekan lanjutan Grup C EPA One 2026/2027.
Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Tridadi, Sabtu (17/10/2026) siang, PSS U18 mengamankan kemenangan 2-0. Hasil itu membuat PSS U18 meraih tiga poin penuh sebelum kembali menghadapi lawan yang sama pada hari berikutnya.
Jika pada laga pertama PSS U18 menang dengan selisih dua gol, pada laga kedua mereka mampu mencetak empat gol tanpa kebobolan. Perbedaan skor tersebut turut menggambarkan peningkatan efektivitas permainan skuad muda Super Elang Jawa saat kembali berhadapan dengan PSM U18.
Dua pertandingan itu merupakan laga kelima dan keenam PSS U18 saat menghadapi PSM U18. Dalam dua laga beruntun tersebut, PSS U18 berhasil menjaga hasil positif dengan mencatatkan dua kemenangan.
Pelatih Soroti Fleksibilitas Pemain
Pelatih Kepala PSS U18 Adityas Budi Santoso menyebut fleksibilitas pemain di lapangan menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan kedua. Menurut dia, para pemain tidak terpaku pada posisi masing-masing sehingga dapat mengisi ruang yang kosong.
“Tidak ada perbedaan besar. Namun, pada pertandingan kedua, para pemain tampil lebih fleksibel di lapangan. Jadi, permainan tidak bergantung pada posisi. Siapa saja dapat mengisi ruang kosong. Namun, kami harus saling mengisi dan menutupi ruang satu sama lain,” kata Adityas dalam sesi wawancara setelah pertandingan.
Pernyataan tersebut menjelaskan pendekatan PSS U18 dalam mengembangkan permainan pada pertandingan kedua. Para pemain dituntut untuk saling mengisi ketika terdapat ruang yang harus ditutup, sekaligus memanfaatkan ruang yang tersedia saat membangun serangan.
Fleksibilitas itu terlihat dari kemampuan PSS U18 menjaga keunggulan setelah unggul 1-0 pada babak pertama. Setelah pergantian pemain dilakukan pada babak kedua, tuan rumah tidak hanya mempertahankan keunggulan, tetapi juga mencetak tiga gol tambahan.
Motivasi PSS U18 Jadi Pembeda
Selain fleksibilitas permainan, Adityas menilai motivasi pemain menjadi pembeda dalam dua pertandingan melawan PSM U18. Kedua tim disebut sama-sama memiliki intensitas dan target untuk meraih kemenangan.
Namun, pelatih PSS U18 melihat anak asuhnya memiliki dorongan lebih besar untuk mengakhiri dua laga tersebut dengan hasil maksimal.
“Saya pikir intensitas menjalani pertandingan kedua tim sama-sama mengincar kemenangan. Namun yang menjadi pembeda, para pemain kami memiliki motivasi yang lebih untuk memberikan kemenangan di dua pertandingan ini,” ujar Adityas.
Kombinasi fleksibilitas pemain dan motivasi tersebut membantu PSS U18 mengamankan dua kemenangan beruntun atas PSM U18. Hasil pertandingan kedua ditutup dengan skor 4-0 setelah Ahmad Gibraltar Hidayat, Bevan Nelka Putra Prasetya, Bramantyo Wahyu Dinata, dan Muhammad Iqbal Alfarobi mencetak gol untuk tuan rumah.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















